KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) berencana menambah kapasitas produksi hingga 20%-30% atau sebesar 564.000 ton konsentrat pada tahun ini. Manajemen ZINC akan mengalokasikan sebagian hasil fasilitas pinjaman dari Bank Mandiri (BMRI) untuk investasi infrastruktur pertambangan.
Mengacu keterbukaan informasi akhir Juni 2021, ZINC telah meneken Perjanjian Kredit Fasilitas Term Loan sebesar US$ 96 juta dan Fasilitas Tambahan Non-Cash Loan sebesar US$ 14 juta dengan Bank Mandiri. Perjanjian kredit fasilitas term loan sebesar US$ 96 juta dialokasikan untuk sejumlah keperluan. Perinciannya, alokasi untuk refinancing senilai US$ 23,4 juta, modal kerja senilai US$ 10,9 juta, belanja modal senilai US$ 36,65 juta, dan sisanya untuk penyelesaian smelter milik ZINC senilai US$ 25 juta.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Business Insight
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan