Yield US Treasury Naik, Pasar Obligasi Pemerintah Diuji
Pasar obligasi pemerintah Indonesia menunjukkan daya tahan di tengah lonjakan imbal hasil (yield) US Treasury
Persepsi Risiko Diproyeksi Mendatar hingga Akhir Tahun 2026
Kondisi nilai tukar rupiah, cadangan devisa, inflasi, serta risiko fiskal jadi sejumlah faktor yang akan menentukan arah premi risiko ke depan.
The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan, Bagaimana Dampaknya ke Pasar SBN?
Kenaikan The Fed lebih mungkin menghasilkan imbal hasil SBN yang tetap tinggi dan bergejolak, bukan otomatis menyebabkan penjualan besar-besaran.
Refinancing Menopang Obligasi Korporasi Kuartal IV 2026
Pefindo mencatat, total penerbitan surat utang korporasi hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp 120,18 triliun.
Kenaikan Yield US Treasury dan Suku Bunga Mengintai Pasar Keuangan
Kenaikan yield US Treasury yang mendekati 5% dan kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) membayangi aset pasar negara berkembang
Pengelola Dana Global Incar Imbal Hasil Tinggi
Pasar obligasi Indonesia relatif lebih menarik di Asia Tenggara, tapi risiko nilai tukar jadi perhatian.
Tinggal Sepekan Penawaran, SR025 Masih Tersisa Rp 4,66 Triliun
Penjualan SR025 menunjukkan kinerja berbeda antara tenor 3 tahun dan 5 tahun dibandingkan seri SBN ritel sebelumnya.
Risiko Pasar Meningkat, CDS Indonesia Melejit Lagi
Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor 10 tahun berada di kisaran 137,8 basis poin (bps) naik dari sekitar 120 bps pada akhir 2025.
Sentimen Global Bikin Yield SBN Menanjak
Di tengah lonjakan yield SBN yang membayangi pasar obligasi, investor disarankan memprioritaskan instrumen berdurasi pendek.
Dinamika Pasar Masih Tinggi, Investor Kocok Ulang
Dinamika pasar keuangan global masih tinggi. Meski begitu, tren pergerakan pasar finansial di dalam negeri menguat tipis.
SR025 Tawarkan Kupon Pasti 6,8%-6,9%, Instrumen Halal Bebas Risiko?
Sukuk Ritel seri SR025 menawarkan jaminan negara dan imbalan rutin di tengah ketidakpastian pasar. Simak pertimbangan sebelum berinvestasi!
Menyasar Investor Ritel, SR025 Mengejar Target Rp 20 Triliun
Kupon yang ditawarkan 6,80% per tahun untuk SR025 tenor 3 tahun. Sementara, kupon untuk SR025 tenor 5 tahun sebesar 6,9%.
BI Rate Tetap di 5,75%, Kupon SR025 Bisa Sampai 7,1%
Daya tarik SR025 akan sangat ditentukan oleh tingkat kupon, arah imbal hasil SBN, suku bunga, inflasi, serta stabilitas rupiah.
Investor Asing Masih Bertahan di Instrumen Jangka Pendek BI
Selama imbal hasil SRBI tetap menarik dan ketidakpastian tinggi, investor asing mempunyai alasan untuk tetap memilih instrumen yang lebih pendek
Biaya Dana Naik, Penerbitan Obligasi Korporasi Menurun
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, penerbitan obligasi korporasi mencapai Rp 112,31 triliun pada Januari–Juli 2026
Investor Masih Berhati-Hati, Kurva Imbal Hasil Obligasi Bergerak Mendatar
Investor meminta premi tinggi di tengah ketidak pastian fiskal dan prospek ekonomi yang belum pulih.
Ekspansi FTTH, WIFI Pakai Dana Samurai Bond
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) akan mengalokasikan dana hasil penerbitan Samurai Bond senilai JPY 21,4 miliar untuk memperluas jaringan FTTH
Perry Mundur dari Gubernur BI, Kekhawatiran Pasar Makin Tinggi
Gubernur BI yang baru harus memiliki jarak institusional dari pusat kekuasan agar independesi BI tetap terjaga.
Tekanan Luar dan Dalam Masih Kuat, Yield SBN Menanjak
Meski bunga acuan tetap, investor tetap meminta premi risiko lebih tinggi. Ini tercermin dari yield SBN yang menanjak.
Pasar Obligasi Menarik Seiring Yield Naik, FR dan PBS Jadi Pilihan yang Bisa Dilirik
Minimum pembelian obligasi FR dan FR Syariah di pasar retail relatif terjangkau, mulai dari Rp 1 juta per unit.
Investor Obligasi Semakin Selektif
Pasar obligasi korporasi diperkirakan tetap bergairah pada semester kedua tahun ini karena kebutuhan refinancing emiten masih besar.
Rupiah Terus Terkapar, Persepsi Risiko Indonesia Melonjak
Kenaikan tipis ini masih berada di kisaran rata-rata historisnya. Namun sentimen nilai tukar rupiah menjadi pemicu paling sensitif.
Mencermati Peluang Cuan di Obligasi Negara FR
Di tengah pasar yang bergejolak, Obligasi Negara FR bisa jadi pilihan. Analis merekomendasi tenor pendek dan menengah.
Antusiasme Tinggi, Kuota ORI030 Naik
Ketidakpastian makroekonomi serta arah suku bunga menyebabkan investor lebih meminati instrumen yang lebih aman
Yield SBN Berpotensi Terus Mendaki di Semester II, APBN Bersiap Tanggung Ongkosnya
Persaingan SBN dengan instrumen moneter BI, Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), dan Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) belum reda.

