Agar Metaverse kian Membumi, Pemilik Facebook Buka Gerai Fisik

Selasa, 26 April 2022 | 11:54 WIB
Agar Metaverse kian Membumi, Pemilik Facebook Buka Gerai Fisik
[ILUSTRASI. Facebook melakukan ujicoba aplikasi kerja jarak jauh milik mereka, Horizon Workrooms, untuk headset VR Oculus Quest 2, terlihat dalam foto siar yang didapatkan oleh Reuters, Rabu (18/8/2021). Facebook/Handout via REUTERS]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - SAN FRANSISCO. Meta Platforms Inc akan membuka toko fisik pertamanya di mana pembeli dapat mencoba dan membeli headset realitas virtual dan gadget lain. Pembukaan gerai ini merupakan upaya induk Facebook untuk mempopulerkan metaverse.

Meta Store itu akan dibuka pada 9 Mei dan berlokasi di Burlingame, kampus milik perusahaan di California. Menempati lahan seluas 1.550 kaki persegi, gerai akan menampilkan demo untuk headset Quest 2 VR dan perangkat panggilan video Portal, serta kacamata pintar yang diproduksi dengan Ray-Ban, kata Meta pada Senin.

Perangkat, kecuali kacamata Ray-Ban, akan tersedia untuk dibeli di toko. Produk juga dapat dibeli secara online melalui tab belanja baru di meta.com, kata perusahaan.

Baca Juga: Diiringi Suara Pro dan Kontra, Musk Meraih Kesepakatan Mengakuisisi Twitter

Meta berinvestasi besar-besaran di metaverse, ruang virtual tempat orang berinteraksi, bekerja, dan bermain. Untuk yang terakhir ini, Meta menambahkan fitur baru ke perangkat keras yang berfungsi sebagai titik akses ke dunia virtual.

Awal bulan ini, pemilik Facebook mengatakan akan mulai menguji alat untuk menjual aset dan pengalaman digital dalam platform realitas virtual Horizon Worlds, platform VR Meta yang diluncurkan akhir tahun lalu.

Meta mengatakan akan menarik fee hingga 47,5% dari para kreator digital asset dan digital experince. Langkah itu menuai hujan kritik dari pengembang aplikasi. 

Konsumen kini menanti versi terbaru headset Quest 2 VR, yang kemungkinan akan dirilis pada kuartal kedua. Banyak analis menilai gadget itu sebagai instrumen yang penting untuk pengembangan metaverse perusahaan.

Bagikan

Berita Terbaru

Strategi Mengembalikan Stabilitas Rupiah
| Jumat, 15 Mei 2026 | 04:39 WIB

Strategi Mengembalikan Stabilitas Rupiah

Hampir semua lembaga rating atau reviu perekonomian dan pasar modal global menilai kinerja perekonomian Indonesia tidak baik-baik saja.

Kinerja Bank Mini Beragam, Bank Ina dan OK Bank Cetak Laba Optimal
| Jumat, 15 Mei 2026 | 04:30 WIB

Kinerja Bank Mini Beragam, Bank Ina dan OK Bank Cetak Laba Optimal

Bank Ina dan OK Bank sukses membukukan lonjakan laba fantastis di Q1-2026. Pendapatan bunga bersih dan kredit jadi pendorong utama.

Insentif Pajak Menyengat Kredit Kendaraan Listrik
| Jumat, 15 Mei 2026 | 04:20 WIB

Insentif Pajak Menyengat Kredit Kendaraan Listrik

Hingga kuartal I-2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan kendaraan listrik naik 35,27% secara tahunan menjadi Rp 22,5 triliun.

Selain Masuknya Prajogo, ELPI Gesit Ekspansi dan Siapkan Capex Hingga Rp 1,5 Triliun
| Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30 WIB

Selain Masuknya Prajogo, ELPI Gesit Ekspansi dan Siapkan Capex Hingga Rp 1,5 Triliun

Kenaikan tajam harga saham ELPI menunjukkan respon positif pasar terhadap bergabungnya kekuatan grup taipan Prajogo Pangestu ke ekosistem ELPI.

Laba Bersih Melonjak tapi Saham TINS Terjerembap, Asing Malah Diam-Diam Serok Bawah!
| Kamis, 14 Mei 2026 | 09:30 WIB

Laba Bersih Melonjak tapi Saham TINS Terjerembap, Asing Malah Diam-Diam Serok Bawah!

Ketidakpastian mengenai aturan royalti minerba menjadi salah satu faktor utama penekan harga saham TINS.

Rupiah Terjerembap ke Rekor Terendah, Emiten Kertas TKIM dan INKP Siap Panen Cuan
| Kamis, 14 Mei 2026 | 08:30 WIB

Rupiah Terjerembap ke Rekor Terendah, Emiten Kertas TKIM dan INKP Siap Panen Cuan

Rebalancing indeks MSCI memberikan tekanan outflow jangka pendek buat TKIM yang terdepak dari indeks small cap.

Agresif Ekspansi Anorganik, Saham INET Malah Terus Terjepit, Prospeknya tak Menarik?
| Kamis, 14 Mei 2026 | 07:30 WIB

Agresif Ekspansi Anorganik, Saham INET Malah Terus Terjepit, Prospeknya tak Menarik?

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sedang bertransformasi menjadi integrated digital infrastructure provider.

Konflik Geopolitik Makin Menjerat Membuat Harga Emas Semakin Mengkilat
| Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB

Konflik Geopolitik Makin Menjerat Membuat Harga Emas Semakin Mengkilat

Salah satu faktor yang mendorong harga emas adalah rencana NATO menggelar pertemuan bulan depan untuk membahas kemungkinan keanggotaan Ukraina.

Sebelas Saham Big Caps Bertahan di Indeks MSCI Global Standard, Simak Prospeknya
| Kamis, 14 Mei 2026 | 06:59 WIB

Sebelas Saham Big Caps Bertahan di Indeks MSCI Global Standard, Simak Prospeknya

Pengumuman MSCI ini bisa jadi bottom dari koreksi IHSG sebelum kembali bangkit mengikuti fundamental perusahaan.

DBS Research Group: Perekonomian Indonesia Masih Resilien di Bawah Pelemahan Rupiah
| Kamis, 14 Mei 2026 | 06:10 WIB

DBS Research Group: Perekonomian Indonesia Masih Resilien di Bawah Pelemahan Rupiah

Sektor pertambangan dan energi, perusahaan tambang hulu dinilai akan diuntungkan di tengah harga komoditas yang lebih tinggi.

INDEKS BERITA