Berita HOME

Alasan Keamanan, Sejumlah Negara Blokir Huawei dari Program Infrastruktur 5G

Senin, 10 Desember 2018 | 19:05 WIB

ILUSTRASI. Ilustrasi - Gerai Huawei di Shanghai

KONTAN.CO.ID - Sejumlah negara ramai-ramai memblokir perusahaan teknologi asal Cina dari program ujicoba jaringan 5G. Jepang jadi negara terakhir yang memblokir Huawei Technologies dan ZTE sebagai pemasok produk infrastruktur jaringan telekomunikasi. 

Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi, lantaran beredar kabar dari kepala dinas intelijen asing MI6 yang menyebut perusahaan Cina itu memiliki risiko keamanan yang tinggi. 

Sejatinya, Huawei menyediakan peralatan dan perangkat lunak untuk meningkatkan jaringan dan mendukung standar 5G yang berlaku secara komersial pada 2019. 

Sebelum Jepang, sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Australia dan Selandia Baru sudah lebih dulu memblokir Huawei sebagai pamasok dalam program pembangunan infrastruktur jaringan selular 5G. 

Bahkan, Agustus lalu AS justru mempertegas lewat pengesahan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional. Dalam UU tersebut termaktub pemerintah AS dilarang menggunakan produk Huawei dan layanan ZTE lantaran ada kekhawatiran keduanya menjadi alat intelijen Cina bagi negara tersebut. 

Australia juga mengambil keputusan memblokir Huawei dari program infrastruktur 5G pada Agustus lalu. Huawei menyebut langkah tersebut menghalangi hak konsumen Australia dalam mendapat teknologi komunikasi terbaik. 

"Keputusan pemerintah Australia untuk memblokir Huawei dari pasar 5G Australia adalah bermotif politik bukan hasil dari pengambilan keputusan yang berdasarkan fakta, transaparan dan adil," kata Huawei dalam pernyataan tertulis sebagaimana dikutip dari South China Morning Post, Senin (10/12). 

Inggris juga ikut memblokir Huawei karena alasan keamanan nasional. Keputusan ini diungkap oleh BT Group, sebagai operator jaringan seluler terbesar di Inggris, EE. Pekan lalu, perusahaan ini mengatakan bahwa Huawei tidak akan menyediakan peralatan untuk jaringan 5G inti untuk EE.\

Tak semua negara memblokir Huawei. Salah satunya Portugal tetap melibatkan Huawei sebagai pemasok peralatan telekomuniasi dan perangkat lunak dalam program infrastruktur selular 5G. Selain Huawei, Purtugal juga melibatkan Nokia dan Ericsson sebagai pemasok. 

 

Reporter: Dian Sari Pertiwi
Editor: Dian Pertiwi

IHSG
6.057,35
0.41%
24,66
LQ45
949,35
0.57%
5,39
USD/IDR
14.451
-0,43
EMAS
666.000
0,60%

Baca juga