Amankan Penerimaan Belanja Perpajakan Direm

Senin, 25 Agustus 2025 | 04:30 WIB
Amankan Penerimaan Belanja Perpajakan Direm
[ILUSTRASI. Kawasan bisnis dan perkantoran di Jakarta./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/26/11/2021]
Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Wajib pajak harus bersiap. Tahun depan, pemerintah mulai mengerem pemberian insentif perpajakan.

Pasalnya, berdasarkan Nota Keuangan beserta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026, alokasi belanja perpajakan diperkirakan Rp 563,6 triliun. Secara nominal, angka ini masih menjadi yang tertinggi dibanding lima tahun terakhir. Hanya saja, pertumbuhannya jauh melambat yakni hanya 6,3% year on year (YoY).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

PSAB Menebar Dividen Interim Rp 793,8 Miliar
| Selasa, 08 September 2026 | 08:03 WIB

PSAB Menebar Dividen Interim Rp 793,8 Miliar

Pembagian dividen interim tersebut berdasarkan keputusan direksi yang telah memperoleh persetujuan dewan komisaris pada 3 September 2026.

Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Menjauhi Indonesia, Awas Nyangkut di Saham Kesehatan
| Selasa, 08 September 2026 | 08:00 WIB

Sebaran Abu Gunung Anak Krakatau Menjauhi Indonesia, Awas Nyangkut di Saham Kesehatan

Analis Menyarankan pelaku pasar mengalihkan fokus dari ke saham layanan kesehatan yang memiliki fundamental kuat.

Incar Tambahan Pelanggan, WIFI Genjot Ekspansi Jaringan
| Selasa, 08 September 2026 | 08:00 WIB

Incar Tambahan Pelanggan, WIFI Genjot Ekspansi Jaringan

Emiten infrastruktur telekomunikasi ini berencana melakukan ekspansi jaringan fixed wireless access (FWA) hingga 9.800 site pada tahun 2027. 

Dorong Bisnis Non-Batubara, PTBA Siapkan Proyek Hilirisasi
| Selasa, 08 September 2026 | 07:55 WIB

Dorong Bisnis Non-Batubara, PTBA Siapkan Proyek Hilirisasi

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan bisnis non-batubara dan produk turunannya bisa menyumbang 20% terhadap total pendapatan perusahaan.​

Bisnis Data Center Bergairah, Prospek Emiten Kawasan Industri Cerah
| Selasa, 08 September 2026 | 07:48 WIB

Bisnis Data Center Bergairah, Prospek Emiten Kawasan Industri Cerah

Ditopang tren bisnis data center, prospek kinerja emiten kawasan industri masih cerah hingga tahun 2027.​

TLKM Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru
| Selasa, 08 September 2026 | 07:43 WIB

TLKM Siapkan Mesin Pertumbuhan Baru

TLKM akan dari memperkuat segmen B2B ICT, mengembangkan bisnis fiber melalui InfraNexia, dan mencari mitra strategis untuk data center.

Cari Peluang di Negeri Seberang
| Selasa, 08 September 2026 | 07:36 WIB

Cari Peluang di Negeri Seberang

Sejumlah emiten pertambangan aktif mencari tambang mineral di luar negeri sebagai bagian dari diversifikasi bisnis

KAI Menyiapkan 36 Trainset Baru untuk KRL Jabodetabek
| Selasa, 08 September 2026 | 07:28 WIB

KAI Menyiapkan 36 Trainset Baru untuk KRL Jabodetabek

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkuat kapasitas angkutan KRL Jabodetabek dengan menambah rangkaian kereta. ​

Ruang Gerak IHSG Terbatas
| Selasa, 08 September 2026 | 07:23 WIB

Ruang Gerak IHSG Terbatas

Rilis data eksternal hingga efek bencana alam berpotensi memengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (8/9)

Jurus Garuda Metalindo (BOLT) Mengejar Target Akhir 2026
| Selasa, 08 September 2026 | 07:10 WIB

Jurus Garuda Metalindo (BOLT) Mengejar Target Akhir 2026

PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) menargetkan pertumbuhan pendapatan 5%-10% di akhir tahun 2026 dibanding tahun lalu.

INDEKS BERITA

Terpopuler