AS Izinkan Transaksi Keuangan Terkait Energi dengan Entitas Rusia hingga 5 Desember

Rabu, 15 Juni 2022 | 09:58 WIB
AS Izinkan Transaksi Keuangan Terkait Energi dengan Entitas Rusia hingga 5 Desember
[ILUSTRASI. Logo salah satu bank terbesar di Rusia, Sberbank, di Moskow, Rusia, 24 Desember 2020. REUTERS/Maxim Shemetov]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Amerika Serikat (AS) menerbitkan lagi pengecualian bagi sanksi yang telah dijatuhkannya ke Rusia. Kementerian Keuangan AS pada Selasa menyatakan transaksi terkait energi dengan Sberbank, VTB Bank, Alfa-Bank, dan beberapa entitas Rusia lainnya masih bisa berlanjut hingga 5 Desember.

Office of Foreign Asset Control yang berada di bawah Kementerian Keuangan AS juga mengatakan akan memperpanjang lisensi umum yang mengesahkan transaksi dengan entitas termasuk Bank Sentral Rusia, Sovcombank, Vnesheconombank, dan lainnya.

AS telah melarang impor bahan bakar fosil Rusia dan menjatuhkan sanksi hukuman pada negara itu karena invasinya ke Ukraina. Tetapi Washington telah mengizinkan transaksi bank atas minyak dan gas Rusia yang dikirim ke negara-negara Eropa untuk berlanjut, memberikan waktu bagi negara-negara tersebut untuk beralih ke sumber bahan bakar fosil yang berbeda dan menjadi energi alternatif.

Baca Juga: Buntut Bitcoin, Komisi Sekuritas AS: Hati-hati dengan Produk yang Too Good to Be True

Tanggal perpanjangan 5 Desember adalah hari yang sama ketika UE bermaksud memberlakukan larangan impor minyak Rusia melalui laut yang disepakati bulan ini.

"Ini menunjukkan sanksi AS dapat diperketat pada saat itu dengan mengakhiri pemotongan pembayaran energi," ClearView Energy Partners, sebuah kelompok riset nonpartisan yang berbasis di Washington mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien.

Uni Eropa telah bergantung pada Rusia, salah satu pengekspor energi utama dunia, untuk sekitar 40% gas alamnya dan 27% minyak impornya.

Bagikan

Berita Terbaru

Relaksasi Fiskal untuk Daerah Terdampak Banjir
| Kamis, 08 Januari 2026 | 13:32 WIB

Relaksasi Fiskal untuk Daerah Terdampak Banjir

Beleid baru memberi fleksibilitas TKD dan restrukturisasi pinjaman PEN daerah                       

Modal Belum Cukup Rp 250 Miliar, Saham VINS, AHAP, dan YOII Malah Berlari Kencang
| Kamis, 08 Januari 2026 | 09:30 WIB

Modal Belum Cukup Rp 250 Miliar, Saham VINS, AHAP, dan YOII Malah Berlari Kencang

Untuk mengejar target permodalan, emiten asuransi bisa menggelar private placement atau rights issue.

Menakar Arah Saham EMTK di Tengah Aksi Beli Saham SUPA dan Wacana IPO Vidio
| Kamis, 08 Januari 2026 | 08:44 WIB

Menakar Arah Saham EMTK di Tengah Aksi Beli Saham SUPA dan Wacana IPO Vidio

Penguatan narasi ekosistem digital dan potensi monetisasi aset dinilai menjaga minat investor terhadap pergerakan saham EMTK.

Harga Nikel Melesat Sinyal Positif Bagi Saham Lapis Kedua, Beli DKFT, NICL atau NICE?
| Kamis, 08 Januari 2026 | 08:10 WIB

Harga Nikel Melesat Sinyal Positif Bagi Saham Lapis Kedua, Beli DKFT, NICL atau NICE?

Harga nikel global terbang 24,33 persen sebulan terakhir. Simak analisis valuasi DKFT, NICL, dan NICE serta rekomendasi analis di sini.

AirAsia Indonesia (CMPP) Bersiap Buka Rute Baru ke Vietnam
| Kamis, 08 Januari 2026 | 07:15 WIB

AirAsia Indonesia (CMPP) Bersiap Buka Rute Baru ke Vietnam

Pembukaan rute Bali–Da Nang menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jaringan internasional yang berfokus pada destinasi leisure.

Terulang Lagi, IHSG Cetak Rekor, Rupiah Nyungsep, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini
| Kamis, 08 Januari 2026 | 07:03 WIB

Terulang Lagi, IHSG Cetak Rekor, Rupiah Nyungsep, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini

Meski IHSG menguat, rupiah berlanjut terdepresiasi pada level Rp16,780 per dolar Amerika Serikat (AS). ​

Insentif Properti Mendorong Sektor Manufaktur
| Kamis, 08 Januari 2026 | 07:00 WIB

Insentif Properti Mendorong Sektor Manufaktur

Kebijakan memperpanjang insentif properti menjadi upaya mendorong daya beli masyarakat, serta memperkuat sektor ekonomi yang memiliki keterkaitan

Subsidi Biodiesel 2026 Diproyeksikan Tetap
| Kamis, 08 Januari 2026 | 06:45 WIB

Subsidi Biodiesel 2026 Diproyeksikan Tetap

Kesamaan nilai insentif tersebut seiring dengan alokasi volume biodiesel 2026 yang ditetapkan sebesar 15,65 juta kiloliter (kl).

Saham BUMI Paling Banyak Dibeli Investor, Cek Prediksi Kenaikannya
| Kamis, 08 Januari 2026 | 06:43 WIB

Saham BUMI Paling Banyak Dibeli Investor, Cek Prediksi Kenaikannya

Pembelian besar-besaran oleh investor asing ditengarai seiring perubahan pandangan terhadap PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Belanja Pelat Merah
| Kamis, 08 Januari 2026 | 06:11 WIB

Belanja Pelat Merah

Belanja juga perlu mengalami akselerasi waktu agar pengeluaran pemerintah makin terasa dampaknya terhadap ekonomi di tahun ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler