Badai yang Melanda Rupiah Belum Berlalu
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali bergerak di kisaran Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pekan ini. Selain dipengaruhi sentimen global, pelemahan rupiah lebih banyak dipicu oleh faktor domestik yang memengaruhi persepsi investor terhadap ekonomi Indonesia.
Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (29/7), rupiah di pasar spot tutup di level Rp 18.073 per dolar Amerika Serikat (AS) atau menguat 0,06% secara harian. Namun, dalam sebulan terakhir, rupiah menjadi mata uang dengan performa terburuk di kawasan, dengan pelemahan 0,83%. Sejak awal 2026, rupiah sudah terkoreksi 7,7%, juga menjadi yang terburuk di Asia.
