Bakal Bagi Dividen, Harga DIRE Properti Ritel Indonesia Melesat

Kamis, 28 April 2022 | 03:00 WIB
Bakal Bagi Dividen, Harga DIRE Properti Ritel Indonesia Melesat
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Reksadana jenis dana investasi real estate (DIRE) memperlihatkan prospek menarik. Reksadana DIRE milik Ciptadana Asset Management (AM), yakni DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia (XCID), sempat menjadi top gainers di Bursa Efek Indonesia, dengan kenaikan 28,24% di Selasa (26/4).

Direktur Ciptadana AM Herdianto Budiarto menuturkan, kenaikan harga XCID hanya sebatas pergerakan pasar semata. Ia menyebut, tidak ada informasi atau sentimen signifikan mempengaruhi dan mengangkat harga signifikan.

"Mungkin, sentimen positif yang membantu pergerakan harga adalah pengumuman pembagian dividen kuartal I-2022 yang besarannya jauh lebih baik dibanding kuartal sebelumnya," kata Herdianto.

Baca Juga: Dana Kelolaan Industri Reksadana Turun Rp 8,14 Triliun pada Januari 2022

Merujuk keterbukaan informasi BEI, untuk kuartal I-2022, Ciptadana AM berencana membagikan dividen sebanyak-banyaknya Rp 1,85 miliar dengan dividen per unit penyertaan sebesar Rp 0,4642. Angka tersebut jauh lebih baik dibandingkan kuartal IV-2020, di mana dividen yang dibagikan maksimal Rp 1,27 miliar dengan dividen per unit penyertaan Rp 0,3167.

Herdianto menyebut, dividen membaik karena perbaikan kinerja operasional aset XCID, yakni Solo Grand Mall. Pemulihan ekonomi serta meningkatnya tingkat kunjungan ke mal pada tahun ini memberikan optimisme.

"Utilisasi bangunan tersebut semakin optimal, tingkat okupansi pun membaik. Kami berharap, ke depannya valuasi properti ikut naik sehingga menjadi income bagi pemilik DIRE," ujar Herdianto. 

CEO Edvisor.id Praska Putrantyo menambahkan, prospek DIRE dipengaruhi perbaikan ekonomi sektor riil, yang berkontribusi pada perbaikan okupansi dan pendapatan sewa di pusat perbelanjaan. "Ditambah, ada bagi hasil dari DIRE," kata Praska.

Baca Juga: Investor Memborong Reksadana Saat IHSG Turun

Bagikan

Berita Terbaru

BI Minta Bank Dorong Penyaluran Kredit UMKM
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:30 WIB

BI Minta Bank Dorong Penyaluran Kredit UMKM

Pertumbuhan kredit ke sektor tersebut hingga pertengahan 2026 masih tipis, hanya 1,2% secara tahunan

Purbaya Tambah Rp 31 Triliun untuk PPPK Jadi PNS
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:11 WIB

Purbaya Tambah Rp 31 Triliun untuk PPPK Jadi PNS

Menkeu Purbaya memastikan tambahan anggaran tersebut tidak menambah defisit anggaran tahun depan    

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat Jumat (20/8), Simak Rekomendasi Sejumlah Saham
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:03 WIB

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat Jumat (20/8), Simak Rekomendasi Sejumlah Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (20/8/2026).

SILO Akuisisi 14 RS Senilai Rp 9 Triliun, Lebih dari Sekadar Asset Recycling?
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:01 WIB

SILO Akuisisi 14 RS Senilai Rp 9 Triliun, Lebih dari Sekadar Asset Recycling?

Dampak terhadap laba SILO bergantung pada perbandingan antara beban sewa yang berhasil dihindari dengan tambahan depresiasi dan beban bunga.​

Batasan BBM Bersubsidi Hemat Anggaran 10%
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Batasan BBM Bersubsidi Hemat Anggaran 10%

Pemerintah akan membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi masyarakat yang masuk desil 10 mulai tahun ini

Dalam Enam Bulan Utang Luar Negeri BI Melesat 72%
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Dalam Enam Bulan Utang Luar Negeri BI Melesat 72%

Posisi utang luar negeri (ULN) bank sentral per akhir Juni 2026 sebesar US$ 42,46 miliar            

Sebelum Berlibur Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Sebelum Berlibur Akhir Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Setelah asing mulai berbalik melakukan akumulasi, setidaknya tekanan terhadap IHSG menjadi lebih ringan. 

Daya Ungkit Belanja Semakin Menyusut
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Daya Ungkit Belanja Semakin Menyusut

Alokasi belanja pegawai meningkat di tengah penurunan belanja barang dan belanja modal              

Inquiry Lahan Kawasan Industri SSIA Melonjak 88%, Konversi ke Pre-sales Jadi Ujian
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Inquiry Lahan Kawasan Industri SSIA Melonjak 88%, Konversi ke Pre-sales Jadi Ujian

SSIA bakal mengembangkan Subang Smartpolitan Phase 3 seluas 400 ha dengan kebutuhan belanja modal sekitar Rp 1 triliun.

Godzilla El Nino Ancam Produksi Sawit, Bagaimana Prospek Saham AALI?
| Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Godzilla El Nino Ancam Produksi Sawit, Bagaimana Prospek Saham AALI?

Proyeksi kenaikan harga TBS bisa berpengaruh ke AALI karena ketergantungan yang cukup tinggi terhadap pasokan dari pihak eksternal.

INDEKS BERITA

Terpopuler