Bangun Kosambi (CBDK) Suntik Modal Dua Anak Usaha Rp 2,79 Triliun

Rabu, 31 Desember 2025 | 07:48 WIB
Bangun Kosambi (CBDK) Suntik Modal Dua Anak Usaha Rp 2,79 Triliun
[ILUSTRASI. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) (Dok/CBDK)]
Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Dikky Setiawan

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mengumumkan dua transaksi afiliasi dengan nilai total Rp 2,79 triliun.

Pertama, emiten properti ini melakukan transaksi Rp 2 triliun untuk peningkatan modal disetor ke anak usaha, PT Mega Andalan Sukses dan penerbitan saham baru Mega Andalan, seluruhnya diambil bagian oleh CBDK.

Baca Juga: Right Issue Jumbo Tertunda, Laju PANI dan CBDK Tersendat

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Akal Imitasi Mengerek Bisnis Data Center
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:49 WIB

Akal Imitasi Mengerek Bisnis Data Center

Pasar penggunaan AI di Indonesia masih sangat potensial. Kondisi tersebut diyakini akan terus mendorong pertumbuhan industri data center

Asing Lepas Rp 3,12 Triliun Saat IHSG Melesat, Waspada Potensi Koreksi Hari Ini
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:44 WIB

Asing Lepas Rp 3,12 Triliun Saat IHSG Melesat, Waspada Potensi Koreksi Hari Ini

Meskipun IHSG menguat tajam, asing justru net sell Rp 3,12 triliun. Ada potensi profit taking. Pahami risiko pasar sebelum bertransaksi.

Pemerintah Subsidi Impor Kedelai
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:44 WIB

Pemerintah Subsidi Impor Kedelai

Subsidi di tahap pertama sebesar Rp 2.000 per kilogram agar tidak terjadi lonjakan harga di pasar yang bisa memberatkan pembuat tahu tempe

Tiga Proyek Sampah Danantara Masuk PSN
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:38 WIB

Tiga Proyek Sampah Danantara Masuk PSN

Melalui status PSN, proyek tersebut akan memperoleh dukungan dalam penyelesaian hambatan operasional serta koordinasi lintas kementerian.

Asperindo Keberatan Biaya Tambahan Jasper dan SGHA
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:34 WIB

Asperindo Keberatan Biaya Tambahan Jasper dan SGHA

Kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan biaya logistik nasional, khususnya di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi distribusi barang. "

Risiko Kenaikan NPL KPR Mengintai Perbankan
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB

Risiko Kenaikan NPL KPR Mengintai Perbankan

Kenaikan BI Rate tak hanya menekan debitur KPR, tetapi juga mengancam lonjakan kredit bermasalah di perbankan.

Properti Nonsubsidi Paling Terkena Imbas
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB

Properti Nonsubsidi Paling Terkena Imbas

Agar dapat bertahan dalam kondisi ini, para pengembang properti perlu menjaga arus kas dengan memberikan berbagai promosi dan subsidi.

Kemampuan Perbankan Mengelola Aset Menjadi Cuan Mengalami Penurunan
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB

Kemampuan Perbankan Mengelola Aset Menjadi Cuan Mengalami Penurunan

​Meski laba masih tumbuh, kemampuan perbankan mengoptimalkan aset untuk menghasilkan keuntungan menunjukkan pelemahan

Awas Pengguna Pertamax Bergeser ke Pertalite
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:25 WIB

Awas Pengguna Pertamax Bergeser ke Pertalite

Migrasi pengguna Pertamax ke Pertalite bisa memicu kebocoran anggaran subsidi Rp 9,4 triliun jika tidak ada pengawasan ketat

Peta Kita Berbeda
| Kamis, 11 Juni 2026 | 06:10 WIB

Peta Kita Berbeda

Dalam percakapan tentang peta potensi cuan tatanan dunia masa depan, pamflet Indonesia mungkin tidak akan banyak dilirik.

INDEKS BERITA

Terpopuler