Bank Oke (DNAR) Pastikan Rights Issue Akan Terserap Seluruhnya

Senin, 27 September 2021 | 11:06 WIB
Bank Oke (DNAR) Pastikan Rights Issue Akan Terserap Seluruhnya
[ILUSTRASI. Manajemen Bank Oke menyebutkan, APRO Financial akan menyerap seluruh sisa saham baru yang tidak dieksekusi pemegang saham.]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) buka suara terkait kemungkinan tidak terserapnya seluruh saham baru yang akan diterbitkan dalam penawaran umum terbatas (PUT) II dalam rangka hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue

Direktur Bank Oke Indonesia Efdinal Alamsyah mengatakan, APRO Financial Co. Ltd sebagai pemegang saham utama akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya. 

Baca Juga: Efek Evergrande Menekan Saham Amerika hingga Eropa

Sebagai pembeli siaga, APRO Financial akan membeli seluruh sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham lainnya. 

 

 

"Sehingga bisa dipastikan seluruh HMETD akan terserap seluruhnya baik oleh pemegang saham maupun pembeli siaga," ujar Efdinal dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/9). 

Keterbukaan informasi tersebut sekaligus merupakan klarifikasi atas pemberitaan KONTAN sebelumnya yang berjudul "Rights Issue Bank Oke (DNAR) Bisa Tak Terserap Seluruhnya Meski Ada Pembeli Siaga."

Selanjutnya: JPMorgan Chase Tawarkan American Depositary Shares Berisi Saham Bukalapak (BUKA)

 

Bagikan

Berita Terbaru

Perlu Kerja Keras Menghapus Kemiskinan Ekstrem
| Selasa, 28 April 2026 | 05:25 WIB

Perlu Kerja Keras Menghapus Kemiskinan Ekstrem

Jumlah kemiskinan ekstrem saat ini diklaim turun dari sebelumnya 1,25% menjadi 0,78% dari total penduduk.​

Pebisnis Keberatan Soal Usulan BNN Melarang Vape
| Selasa, 28 April 2026 | 05:20 WIB

Pebisnis Keberatan Soal Usulan BNN Melarang Vape

APVI menilai rokok elektrik dapat menjadi alternatif dengan risiko lebih rendah dibandingkan rokok konvensional, 

Perluas Akses Pasar, Industri Gadai Dorong Digitalisasi
| Selasa, 28 April 2026 | 05:15 WIB

Perluas Akses Pasar, Industri Gadai Dorong Digitalisasi

Berbagai pengembangan layanan menggunakan teknologi terus dikembangkan perusahaan gadai demi meningkatkan penetrasi. 

Bertambah Lagi Jabatan Baru Kabinet Merah Putih
| Selasa, 28 April 2026 | 05:10 WIB

Bertambah Lagi Jabatan Baru Kabinet Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto merombak kembali Kabinet Merah Putih untuk kelima kalinya dalam pemerintahannya.

Jaga Kenyamanan Jemaah Haji
| Selasa, 28 April 2026 | 05:05 WIB

Jaga Kenyamanan Jemaah Haji

Kelompok Bimbingan Ibadah Haji  (KBIH) dilarang memungut dalam bentuk apa pun kepada jemaah termasuk peenawaran wisata.

IHSG Anjlok 6 Hari Beruntun Disertai Net Sell Asing, Intip Prediksi Hari Ini (28/4)
| Selasa, 28 April 2026 | 05:00 WIB

IHSG Anjlok 6 Hari Beruntun Disertai Net Sell Asing, Intip Prediksi Hari Ini (28/4)

IHSG mengakumulasi pelemahan 6,42% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah total 17,81%.

Rupiah Undervalued dan Stagnasi Transmisi Moneter
| Selasa, 28 April 2026 | 04:31 WIB

Rupiah Undervalued dan Stagnasi Transmisi Moneter

Undervaluation rupiah mencerminkan ekonomi yang fundamentalnya masih sebagian besar utuh, namun sinyal kebijakannya makin sulit dibaca pasar.

Krakatau Steel (KRAS) Terlibat di Proyek Hilirisasi
| Selasa, 28 April 2026 | 04:20 WIB

Krakatau Steel (KRAS) Terlibat di Proyek Hilirisasi

KRAS menyiapkan proyek baja terintegrasi senilai Rp 30 triliun. Proyek itu ditargetkan mulai digarap pada 29 April 2026 di Cilacap, Jawa Tengah.

Kupon Obligasi Melecut Kinerja Dana Pensiun
| Selasa, 28 April 2026 | 04:15 WIB

Kupon Obligasi Melecut Kinerja Dana Pensiun

Bayangan ketidakpastian ekonomi, membuat pengelola dapen tetap bersikap hati-hati dalam menempatkan dana kelolaan.

Investasi Sektor Manufaktur Mulai Bergeliat
| Selasa, 28 April 2026 | 04:10 WIB

Investasi Sektor Manufaktur Mulai Bergeliat

Kemenperin mencatat sebanyak 633 perusahaan industri melaporkan pembangunan fasilitas produksi baru dengan total nilai investasi Rp 418,62 triliun

INDEKS BERITA