Bankir perlu kerja keras untuk menyalurkan kredit di tahun depan

Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:59 WIB
Bankir perlu kerja keras untuk menyalurkan kredit di tahun depan
[ILUSTRASI. Stok rupiah di bank]
Reporter: Sumber: Harian KONTAN | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID -  Para bankir memprediksi penyaluran kredit di tahun mendatang akan menghadapi tantangan yang tidak kalah pelik dibandingkan tahun ini. Namun bankir sudah memetakan faktor apa saja yang bisa mempengaruhi pertumbuhan kreditnya di 2019.

Direktur Utama Maybank Indonesia Taswin Zakaria menjelaskan, pada tahun depan bank harus mengantisipasi kondisi likuiditas dan risiko kredit agar target pertumbuhan kredit bisa sesuai target. "Jika bank ingin kredit lebih kencang dari 2018, tapi likuiditas tidak ada maka muncul tantangan," kata Taswin

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Menanti Efek Kenaikan HPE Emas dan Konsentrat
| Selasa, 03 Februari 2026 | 05:05 WIB

Menanti Efek Kenaikan HPE Emas dan Konsentrat

Kinerja produsen emas serta tembaga berpotensi terkerek kenaikan harga patokan ekspor emas dan konsentrat.

IHSG Diwarnai Sentimen Pertemuan BEI dan MSCI, Simak Rekomendasi Saham Hari ini
| Selasa, 03 Februari 2026 | 05:05 WIB

IHSG Diwarnai Sentimen Pertemuan BEI dan MSCI, Simak Rekomendasi Saham Hari ini

Di tengah beragam sentimen yang mewarnai pergerakan IHSG, analis menyarankan investor mencermati beberapa saham emiten berikut ini.

IHSG Anjlok 4,88%, Intip Prediksi Arah dan Rekomendasi Saham Hari Ini (3/2)
| Selasa, 03 Februari 2026 | 04:45 WIB

IHSG Anjlok 4,88%, Intip Prediksi Arah dan Rekomendasi Saham Hari Ini (3/2)

IHSG kehilangan 406 poin dalam sehari, akumulasi penurunan mingguan mencapai 11,73%. Cari tahu penyebab dan proyeksi selanjutnya.

Bank Hati-Hati Mengkaji Aturan Baru Free Float
| Selasa, 03 Februari 2026 | 04:40 WIB

Bank Hati-Hati Mengkaji Aturan Baru Free Float

20 bank terancam wajib lepas saham pengendali imbas aturan free float OJK. Peluang investor ritel makin besar! Cek daftarnya sekarang.

Pasar Asuransi Jiwa Kelas Menengah Atas Masih Stabil
| Selasa, 03 Februari 2026 | 04:30 WIB

Pasar Asuransi Jiwa Kelas Menengah Atas Masih Stabil

Tengah pelemahan daye beli, minat dari segmen masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah atas, disebut masih terbilang stabil.

Persaingan Dana Membuat Bunga Simpanan Bank Bertahan Tinggi
| Selasa, 03 Februari 2026 | 04:30 WIB

Persaingan Dana Membuat Bunga Simpanan Bank Bertahan Tinggi

Meskipun ada sinyal pelonggaran moneter, bank masih menawarkan bunga simpanan tinggi. Cari tahu alasan bank menahan bunga dan dampaknya.

MSCI: Antek Asing vs Kearifan Lokal
| Selasa, 03 Februari 2026 | 04:00 WIB

MSCI: Antek Asing vs Kearifan Lokal

MSCI mungkin asing, tapi mereka membawa cermin yang jujur untuk menunjukkan bahwa kearifan lokal kita sedang sakit.

Akselerasi Peningkatan Tata Kelola di Pasar Modal Indonesia
| Senin, 02 Februari 2026 | 17:13 WIB

Akselerasi Peningkatan Tata Kelola di Pasar Modal Indonesia

Kunci utama pengembangan pasar modal adalah peningkatan kepercayaan investor. Percepatan penguatan tata kelola harus segera dilakukan.

Inflasi Januari 2026 Mencapai 3,55% Tahunan, Tertinggi Sejak Juni 2023
| Senin, 02 Februari 2026 | 13:12 WIB

Inflasi Januari 2026 Mencapai 3,55% Tahunan, Tertinggi Sejak Juni 2023

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi Januari 2026 secara tahunan mencapai 3,55%, dengan Indeks Harga Konsumen berada di level 109,75.

Ekspor dan Impor Meningkat, Neraca Dagang RI 68 Bulan Surplus
| Senin, 02 Februari 2026 | 12:57 WIB

Ekspor dan Impor Meningkat, Neraca Dagang RI 68 Bulan Surplus

Indonesia mencatat surplus dagang 68 bulan beruntun hingga Desember 2025. Terungkap, ekspor nonmigas jadi kunci. Cek detailnya!

INDEKS BERITA

Terpopuler