Berita Opini

Batubara Mahal, Ekspor atau DMO?

Oleh Effnu Subiyanto - Peneliti dan dosen korporasi Magister Management- Unika Widya Mandala Surabaya
Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:30 WIB
Batubara Mahal, Ekspor atau DMO?

Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kecamuk harga batubara belakangan ini menyita perhatian industri dan publik tanah air. PLN, pabrik semen, pabrik baja nasional kelimpungan karena kenaikannya sepanjang tahun ini sampai 166,5% sampai Oktober. Lonjakan harga batubara itu menjadi ancaman kinerja industri.

Efeknya, industri kini sudah menggunakan kualitas batubara kalori rendah. Imbasnya adalah bisa menurunkan kualitas produk. Kemudian pekerja mengalami tambahan jam kerja yang bisa mempengaruhi fisik dan psikisnya. Dampak ikutan kenaikan harga batubara ini menyebabkan kecamuk persoalan lain yang makin merepotkan.


Baca juga