BBCA Jadi Incaran Asing, IHSG Naik 0,51% di Akhir Sesi Pertama Bursa 19 November 2020

Kamis, 19 November 2020 | 13:02 WIB
BBCA Jadi Incaran Asing, IHSG Naik 0,51% di Akhir Sesi Pertama Bursa 19 November 2020
[ILUSTRASI. Investor memantau perdagangan saham melalui gawainya di Jakarta, Jumat (13/11/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli penguatannya hingga akhir perdagangan sesi pertama, Kamis (19/11). IHSG sementara ini menguat 28,749 poin atau naik 0,51% dari akhir penutupan perdagangan Rabu (18/11) ke posisi 5.586,26.

IHSG sepanjang sesi pertama bergerak di kisaran 5.541,31 hingga 5.589.93. 

Nilai transaksi perdagangan sepanjang sesi pertama mencapai Rp 7,08 triliun, termasuk nilai transaksi di pasar reguler yang sebesar Rp 210,29 miliar.

Terlihat investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) sebanyak Rp 54,84 miliar.

Adapun saham-saham yang menjadi buruan asing dengan net buy terbesar terdiri dari BBCA, BBRI, TOWR, MDKA, dan INCO. 
Sebaliknya, saham-saham yang terkena net sell investor asing terdiri dari BBNI, BMRI, INKP, UNVR dan ASII.

Tercatat saham-saham yang membukukan kenaikan harga tertinggi yakni APLN (23,33%), LPKR (14,18%), JAWA (12,79%), KIOS (11,64%) dan ASRI (11,34%).

Sedangkan saham-saham dengan penurunan harga terbesar dicetak oleh PPGL (-9,63%), AKSI (-6,85%), INRU (-6,84%), GLVA (-6,81%) dan TAMA (-6,80%).

Selanjutnya: Analis: Fundamental jangka panjang PGAS akan lebih stabil

 

Bagikan

Berita Terbaru

Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI
| Minggu, 30 November 2025 | 16:45 WIB

Investor Asing Cabut, Bank Menambah Kepemilikan pada SRBI

Perbankan di Indonesia meningkatkan kepemilikan SRBI hingga Rp 601,9 T pada Okt 2025, akibat lesunya permintaan kredit korporasi. 

Harga Beras Tak Tergoyahkan Surplus Beras Nasional
| Minggu, 30 November 2025 | 06:35 WIB

Harga Beras Tak Tergoyahkan Surplus Beras Nasional

Harga beras kembali menjadi sorotan. Hukum pasar tak berlaku. Saat produksi beras nasional surplus hampir 4 juta ton tah

 
Makin Populer, Binatu Koin di Tengah Tren Hidup Praktis
| Minggu, 30 November 2025 | 06:31 WIB

Makin Populer, Binatu Koin di Tengah Tren Hidup Praktis

Gaya hidup praktis dan murah makin digemari masyarakat. Hal ini menjadi peluang bisnis bagi pengusaha binatu atau laundry koin.

 
Menangkap Bayu dan Surya demi Pusat Industri Hijau
| Minggu, 30 November 2025 | 06:30 WIB

Menangkap Bayu dan Surya demi Pusat Industri Hijau

IWIP ingin menjadikan Kawasan Industri Weda Bay sebagai pusat industri hijau terintegrasi. Simak strateginya.​

Efek Kemilau Emas
| Minggu, 30 November 2025 | 06:27 WIB

Efek Kemilau Emas

​Lonjakan harga emas yang terjadi belakangan membuat banyak orang harus bersaing mendapatkan emas batangan.

Bank Asing Kian Agresif Bidik Segmen Premium Indonesia
| Minggu, 30 November 2025 | 06:15 WIB

Bank Asing Kian Agresif Bidik Segmen Premium Indonesia

Bank asing melihat peluang besar dari kelas menengah produktif Indonesia yang semakin melek investasi. 

Memberantas Tambang Ilegal yang Susah Meninggal
| Minggu, 30 November 2025 | 06:00 WIB

Memberantas Tambang Ilegal yang Susah Meninggal

Pemerintah sedang gencar memberantas tambang ilegal. Dan, ada ribuan penambangan tanpa izin. Kenapa sulit diberantas?

Kepemilikan SBN: Asing Cabut, Bank Menyokong Pasar Obligasi
| Minggu, 30 November 2025 | 05:55 WIB

Kepemilikan SBN: Asing Cabut, Bank Menyokong Pasar Obligasi

Dana asing keluar dari SBN hingga November 2025. Bank, reksadana, dan asuransi justru tingkatkan kepemilikan. 

Kinerja Saham IPO 2025: COIN, RATU, CDIA Melesat, Dua Calon Emiten Mengantre
| Sabtu, 29 November 2025 | 19:56 WIB

Kinerja Saham IPO 2025: COIN, RATU, CDIA Melesat, Dua Calon Emiten Mengantre

Pelajari saham-saham IPO BEI 2025 yang menguat signifikan seperti COIN (3.470%) dan RATU. Intip potensi RLCO dan Super Bank (SUPA).

Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia
| Sabtu, 29 November 2025 | 16:50 WIB

Kisah Antonius Auwyang: Membangun Jembatan Emas Produk Indonesia di Australia

Tity Antonius Auwyang, insinyur sipil, sukses membangun Sony Trading Australia, mendistribusikan ribuan produk Indonesia ke pasar Australia.

INDEKS BERITA

Terpopuler