BEI: Ada 17 Perusahaan Bersiap IPO di Tahun Depan

Senin, 28 Desember 2020 | 06:37 WIB
BEI: Ada 17 Perusahaan Bersiap IPO di Tahun Depan
[ILUSTRASI. Calon emiten yang akan IPO tahun depan berasal dari beragam sektor. KONTAN/Benedicta Prima]
Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengantongi 17 calon emiten dalam pipeline initial public offering (IPO). Calon emiten ini berasal dari beragam sektor, mulai dari sektor perdagangan, jasa dan investasi hingga pertambangan.

Direktur Penilaian I Gede Nyoman Yetna merinci, terdapat enam calon emiten dari sektor perdagangan, jasa dan investasi. Sektor ini merupakan sektor yang mendominasi pipeline emiten saat ini.

Lalu, dari sektor keuangan, aneka industri dan agrikultur, masing-masing ada dua calon emiten. Selain itu ada dua calon emiten dari sektor properti, real estate dan konstruksi bangunan, serta dari sektor infrastruktur, utilitas dan transportasi. Kemudian ada satu perusahaan berasal dari sektor pertambangan.

Baca Juga: IHSG Masih Punya Sisa Aksi Window Dressing dan Santa Claus Rally

Nyoman memprediksi, satu perusahaan akan IPO pada Desember 2020. Per 22 Desember 2020, terakhir BEI mencatatkan ada satu emiten IPO PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP). Dus, jumlah emiten baru yang tercatat tahun ini mencapai 50 perusahaan, dengan total dana dihimpun Rp 5,49 triliun.

Pandemi Covid 19 ini membuat pendanaan di pasar modal menurun. Nyoman yakin ke depan pendanaan di pasar modal masih tumbuh. Ini sejalan kebijakan dari pemerintah, seperti Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penyediaan vaksin.

Bahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diyakini mencapai 5% pada tahun 2021, sebagaimana proyeksi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Nyoman berharap, jumlah pencatatan efek, baik saham, surat utang dan efek-efek lainnya, membaik tahun depan. "Kami berharap jumlah dana yang dihimpun meningkat seiring potensi rebound sektor-sektor industri di tahun 2021," kata dia, Rabu (23/12).

Baca Juga: Penjualan Alat Berat United Tractors Melewati Target, Ini Rekomendasi Saham UNTR

Nyoman mengatakan, BEI akan mendorong perusahaan memanfaatkan pasar modal sebagai rumah pertumbuhan (house of growth) dalam pengembangan bisnis. BEI membuat berbagai kebijakan dan peraturan, seperti papan akselerasi dan IDX Incubator.

BEI optimistis, tahun depan tren IPO startup maupun perusahaan teknologi meningkat. Ini sejalan program IDX Incubator road to IPO. Kini ada 42 perusahaan startup mengikuti program dan empat dalam tahap persiapan IPO.

Selanjutnya: Simak Strategi Menyusun Portofolio Investasi di Masa Penuh Optimisme

 

Bagikan

Berita Terbaru

Siapkan Pusat Finansial Internasional di Bali
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:04 WIB

Siapkan Pusat Finansial Internasional di Bali

Pemerintah akan menyiapkan kawasan tersendiri dengan skema insentif dan kerangka hukum yang setara dengan pusat finansial internasional

Surat Cinta untuk Tagih Tunggakan Pajak
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:10 WIB

Surat Cinta untuk Tagih Tunggakan Pajak

Ditjen Pajak masih harus mengejar tunggakan pajak senilai Rp 34 triliun lagi                        

Bom Waktu di Balik Penurunan Pencairan Restitusi Pajak
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:59 WIB

Bom Waktu di Balik Penurunan Pencairan Restitusi Pajak

Realisasi restitusi pajak hingga akhir Juni 2026 sebesar Rp 171,2 triliun, turun 31,5% dibanding periode sama 2025.

IHSG Menguat 0,83% Sepekan Terakhir, Cek Sentimen Pendorongnya
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:05 WIB

IHSG Menguat 0,83% Sepekan Terakhir, Cek Sentimen Pendorongnya

IHSG menguat 0,83% dalam sepekan, didorong cadangan devisa dan data solid. Namun, asing net sell Rp1,74 triliun. 

Penguatan IHSG Sepekan Ditopang Saham Lapis Dua
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:00 WIB

Penguatan IHSG Sepekan Ditopang Saham Lapis Dua

Saham lapis dua jadi penopang IHSG pekan ini.Analis mengungkap pemicu utama dan sektor mana saja yang prospektif untuk dicermati.

Pendapatan dan Laba RANS Anjlok, Sempat Tebar Dividen Rp 167,48 Miliar Sebelum IPO
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:56 WIB

Pendapatan dan Laba RANS Anjlok, Sempat Tebar Dividen Rp 167,48 Miliar Sebelum IPO

Sebelum IPO, RANS membagi dividen Rp 167,48 miliar ke pemegang saham lama. Dana segar Rp 429 miliar masuk dari investor publik untuk ekspansi.

Perkuat Ekspansi Bisnis, CBDK Suntik Modal ke Anak Usaha
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:55 WIB

Perkuat Ekspansi Bisnis, CBDK Suntik Modal ke Anak Usaha

CBDK suntik modal Rp209 miliar ke anak usaha, laba Q1-2026 meroket 317%. Simak proyeksi kinerja jangka panjang dan target harga sahamnya!

IPO, Kinerja RANS Masih Anjlok
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:45 WIB

IPO, Kinerja RANS Masih Anjlok

Laba bersih RANS anjlok 41,59% pada 2025, tapi sahamnya justru melesat. Cari tahu arah baru perusahaan 

Rombongan Emiten Baru Mereda, Stok IPO Tipis
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:39 WIB

Rombongan Emiten Baru Mereda, Stok IPO Tipis

Lima perusahaan masih antre dengan potensi dana Rp 2,47 triliun. Temukan sektor yang paling menjanjikan saat ini.

Rupiah Terancam Anjlok Lebih Dalam, Ini Pemicu Utamanya
| Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:20 WIB

Rupiah Terancam Anjlok Lebih Dalam, Ini Pemicu Utamanya

Pelemahan rupiah sepekan terakhir wajib diwaspadai investor. Sentimen domestik dan global menekan rupiah

INDEKS BERITA

Terpopuler