Being the Most Active in Asia, IDX Awaits Promising IPOs

Rabu, 31 Mei 2023 | 10:28 WIB
Being the Most Active in Asia, IDX Awaits Promising IPOs
[ILUSTRASI. Karyawan berjalan di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.]
Reporter: Pulina Nityakanti, Yuliana Hema | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. The corporate action of initial public offering (IPO) is lively in the country. The Indonesia Stock Exchange (IDX) noted that until May 26, 2023, there were 40 issuers that listed shares with an emission value of IDR 32.7 trillion.

This number will continue to grow. Currently, there are 43 companies in the IDX IPO pipeline. IDX Director of Corporate Valuation I Gede Nyoman Yetna claims that, since 2018, IDX has consistently succeeded in conducting the newest share listings among exchanges in the ASEAN region.

The interest of company owners and management in Indonesia in an IPO is still high. "This is reflected in the 43 potential companies that have entered the IPO pipeline," he said, Monday (5/29).

The stretching of IPO activity on the IDX can indeed be a light in the midst of sluggish global IPOs. Ernst & Young (EY) noted that globally, there were 299 companies that held IPOs in the first quarter of 2023, down 8% on an annual basis. The value of IPO emissions on global exchanges also fell 61% to US$ 21.5 billion. Asia is one of the regions that is busy with IPOs.

Stockbit and Fullerton Fund Management Forge Strategic Partnership

Ease of listing

Avere Investama Director Teguh Hidayat said that Indonesia's IPOs are high. However, in terms of market capitalization, it is inferior to neighboring countries. "Our IPOs are rampant because of the ease of listing companies. The quantity increased, but the quality decreased," said Teguh.

Head of Research at Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima, agreed, IPOs in Indonesia are attractive because the capital market industry has not yet developed. The number of issuers on the IDX is below 1,000.

Countries like Hong Kong, Japan, and India have thousands of issuers. "So, IPOs in Indonesia will continue to boom," he said.

However, the majority of IPO shares at this time have not been able to lift the performance of the JCI because the majority of issuers are on the lower-middle asset scale.

In the near future, there will be only one or two companies with large emission values. Amman Mineral International is one of them. Amman is said to be eyeing funds of US$800 million to US$1 billion from the IPO.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank
| Minggu, 26 April 2026 | 09:05 WIB

Mengenal Sinyal untuk Waspada Tawaran Produk Bank

Tergiur pada bunga tinggi bisa berujung dana simpanan raib. Simak cara memeriksa produk perbankan!  

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus
| Minggu, 26 April 2026 | 07:35 WIB

Uji Ketangguhan Bitcoin, Ungguli Emas saat Perang AS-Iran Meletus

Kinerja Bitcoin lebih unggul ketimbang emas selama perang di Timur Tengah. Perubahan fundamental atau sekadar kebetulan teknikal?

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar
| Minggu, 26 April 2026 | 05:42 WIB

Bisnisnya Mudah dan Sederhana, tapi Beri Hasil yang Besar

AI chatbot terus berkembang dan kian banyak masyarakat yang memanfaatkannya. Peluang ekonomi dari teknologi ini pun semakin menggiurkan.

 
Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri
| Minggu, 26 April 2026 | 05:36 WIB

Industri yang Terjepit Kenaikan Harga Solar Industri

Sektor industri khususnya perkebunan dan pertambangan tengah berjuang menghadapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

 
Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik
| Minggu, 26 April 2026 | 05:33 WIB

Jumpalitan di Bawah Tekanan Harga Plastik

Kenaikan harga plastik membuat UMKM cari cara agar tetap meraih keuntungan. Salah satunya mencari pemasok plastik alternatif.

 
Monetisasi Selat Malaka
| Minggu, 26 April 2026 | 05:30 WIB

Monetisasi Selat Malaka

​Selat Malaka bukan sekadar perairan strategis, melainkan bagian dari rezim hukum internasional yang ketat. 

Rupiah Sempat Jebol Rp 17.318: Mengapa Mata Uang RI Kian Tertekan?
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:45 WIB

Rupiah Sempat Jebol Rp 17.318: Mengapa Mata Uang RI Kian Tertekan?

Tekanan geopolitik AS-Iran membuat rupiah terancam. Krisis energi dan inflasi global membayangi. Ketahui pergerakan bagaimana rupiah ke depan

Gejolak Minyak dan Kerentanan Ekonomi
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:05 WIB

Gejolak Minyak dan Kerentanan Ekonomi

Mengurangi impor minyak menjadi salah satu cara untuk bisa menghilangkan kerentanan ekonomi imbas lonjakan harga minyak dunia.​

Investasi Emas Dana Haji: Potensi Untung Lebih Tinggi, Risiko Rendah?
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:00 WIB

Investasi Emas Dana Haji: Potensi Untung Lebih Tinggi, Risiko Rendah?

Masa tunggu haji panjang, nilai dana berpotensi tergerus inflasi. Cari tahu cara emas lindungi biaya haji Anda dari risiko penurunan.

Pajak Mobil Listrik Yang Adil
| Sabtu, 25 April 2026 | 07:00 WIB

Pajak Mobil Listrik Yang Adil

Mendorong kendaraan listrik penting, tetapi jangan mengorbankan prinsip keadilan pajak dan ruang fiskal daerah.

INDEKS BERITA

Terpopuler