Bencana Alam Gerus 0,15 Poin Persentase Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 09 September 2026 | 06:05 WIB
Bencana Alam Gerus 0,15 Poin Persentase Pertumbuhan Ekonomi
[ILUSTRASI. Bencana kabut asap di Palembang dampak karhutla (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)]
Reporter: Siti Masitoh | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Rangkaian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), erupsi gunung api, serta gangguan transportasi yang terjadi belakangan ini berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III-2026.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman memperkirakan, rangkaian bencana dapat memangkas pertumbuhan ekonomi 0,05-0,15 poin persentase pada kuartal III-2026. Ini merupakan estimasi berdasarkan skala kejadian saat ini dibanding acuan historis.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Satu Calon Investor Bank Muamalat Lakukan Due Diligence
| Rabu, 09 September 2026 | 06:34 WIB

Satu Calon Investor Bank Muamalat Lakukan Due Diligence

Satu calon investor Bank Muamalat telah melakukan due diligence tahun ini, membuka peluang masuknya pemegang saham baru ​

Himbara Terapkan Pungutan Pajak Transaksi Digital Luar Negeri
| Rabu, 09 September 2026 | 06:30 WIB

Himbara Terapkan Pungutan Pajak Transaksi Digital Luar Negeri

Sistem pemungutan pajak atas transaksi digital luar negeri akan mulai diimplementasikan pada 10 September 2026 

Dana Kelolaan ETF Emas Bisa Mencapai Rp 1 Triliun
| Rabu, 09 September 2026 | 06:15 WIB

Dana Kelolaan ETF Emas Bisa Mencapai Rp 1 Triliun

Kehadiran exchange traded fund (ETF) emas di pasar finansial domestik cukup mendapat sambutan positif dari investor

Bencana Alam Gerus 0,15 Poin Persentase Pertumbuhan Ekonomi
| Rabu, 09 September 2026 | 06:05 WIB

Bencana Alam Gerus 0,15 Poin Persentase Pertumbuhan Ekonomi

Karhutla pada 2019 dengan luas sekitar 1,6 juta ha diperkirakan World Bank menimbulkan kerugian sekitar US$ 5,2 miliar atau setara 0,5% dari PDB

Anggaran Masker
| Rabu, 09 September 2026 | 06:02 WIB

Anggaran Masker

Negara tidak boleh abai dengan membiarkan warga merogoh kocek sendiri demi mendapatkan masker pelindung.

Pengendali Serok 803 Juta Saham BUKA di Atas Harga Pasar, Sinyal Perbaikan Kinerja?
| Rabu, 09 September 2026 | 06:01 WIB

Pengendali Serok 803 Juta Saham BUKA di Atas Harga Pasar, Sinyal Perbaikan Kinerja?

Pada semester I-2026, BUKA masih membukukan rugi bersih sekitar Rp 817,8 miliar dan EBITDA negatif Rp 937,5 miliar.

Bayang-Bayang Tantangan Operasi Bagi XLSmart Telecom Tbk
| Rabu, 09 September 2026 | 06:00 WIB

Bayang-Bayang Tantangan Operasi Bagi XLSmart Telecom Tbk

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) diproyeksi fokus pada penataan basis pelanggan pasca merger di sisa tahun ini

Transaksi PUAB Naik di Tengah Peningkatan Penyaluran Kredit
| Rabu, 09 September 2026 | 06:00 WIB

Transaksi PUAB Naik di Tengah Peningkatan Penyaluran Kredit

Kenaikan transaksi PUAB belum menunjukkan adanya persoalan likuiditas secara sistemik.                       

Cicilan Utang Whoosh Rp 1 Triliun
| Rabu, 09 September 2026 | 05:55 WIB

Cicilan Utang Whoosh Rp 1 Triliun

Utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung alias Whoosh akan direstrukturisasi dengan tenor pembayaran hingga 80 tahun

Sekuritas Diversifikasi Sumber Pendapatan
| Rabu, 09 September 2026 | 05:45 WIB

Sekuritas Diversifikasi Sumber Pendapatan

Industri sekuritas giat mencari sumber pendapatan di luar bisnis penjaminan efek di tengah seretnya aksi pencarian dana oleh korporasi.

INDEKS BERITA