Beragam Hasil dari Lawatan Prabowo

Selasa, 15 April 2025 | 05:25 WIB
Beragam Hasil dari Lawatan Prabowo
[ILUSTRASI. Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani di Istana Amiri Diwan, Doha, Qatar, Minggu, 13 April 2025. ]
Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar kunjungan resmi ke lima negara di wilayah Timur Tengah. Kelima negara itu adalah Uni Emirat Arab (UEA), Turki, Mesir, Qatar dan Jordania.

Seperti biasa, beberapa rencana kerja sama dan penandatanganan komitmen investasi didapatkan Presiden dalam kunjungan tersebut.

Misalnya di Qatar. Dalam pertemuan dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim Bin Hamad Al-Thani, Prabowo meneken nota kesepahaman dengan Qatar. Negara minyak di Timur Tengah itu berkomitmen berinvestasi US$ 2 miliar di Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). 

"Kita sepakat untuk segera meningkatkan kerja sama. Beliau akan investasi dengan Danantara. Satu dana bersama, beliau komitmen sebesar US$ 2 miliar," ujar Prabowo, Minggu (13/4).  

Baca Juga: Lawatan Prabowo ke China, Beri Efek Positif bagi Saham Konglomerat di Sektor EBT

Kerja sama lainnya meliputi berbagai bidang, seperti pertahanan dan keamanan, ekonomi dan energi, pertanian dan ketahanan pangan, pariwisata, pendidikan, kepemudaan dan ketenagakerjaan. 

Saat di Uni Emirat Arab (UEA), Presiden Prabowo dan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) meneken empat nota kesepahaman dan letter of intent (LoI). Kesepakatan itu antara lain kerja sama di kelautan dan perikanan, keamanan dan penanggulangan terorismen, serta kerja sama di bidang Islam dan wakaf.

Selain itu, ada kesepakatan bisnis antara Kementerian Pertanian dan Al-Ain Farms for Livestock Production PEA untuk investasi susu sapi.  Juga ada jalinan kerja sama antara Ninety Degree General Trading LLC dan PT Pindad, serta investasi lainnya di sektor energi baru terbarukan. 

Sedangkan saat melakukan kunjungan ke Turki, Presiden Prabowo dan Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdogan berkomitmen untuk memperluas akses pasar dan menghapus hambatan-hambatan perdagangan di antara kedua negara. 

Sementara saat bertemu dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Prabowo meneken kerja sama di bidang politik, ekonomi, pertahanan, keamanan, budaya dan kemasyarakatan.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Bangun dari Tidur Panjang, Saham BIPI Melesat 95% di Tengah Isu Akuisisi Bakrie
| Senin, 16 Februari 2026 | 11:15 WIB

Bangun dari Tidur Panjang, Saham BIPI Melesat 95% di Tengah Isu Akuisisi Bakrie

Fundamental  PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) tengah tertekan, bahkan per September 2025 berbalik mengalami kerugian.

Paradoks Bursa Efek Indonesia (BEI): Saham Bagus Sepi, Saham Ramai Dicurigai
| Senin, 16 Februari 2026 | 10:18 WIB

Paradoks Bursa Efek Indonesia (BEI): Saham Bagus Sepi, Saham Ramai Dicurigai

Yang harus diburu, perilaku manipulatif: transaksi semu, cornering, spoofing, atau penyebaran informasi menyesatkan untuk menggerakkan harga.

Banyak Sentimen Positif Menyertai, Saham UNVR Diserbu Investor Asing Institusi
| Senin, 16 Februari 2026 | 10:05 WIB

Banyak Sentimen Positif Menyertai, Saham UNVR Diserbu Investor Asing Institusi

Iming-iming dividen jumbo dengan dividend yield yang menarik jadi daya tarik saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Strategi Cuan di Pekan Pendek Saat Imlek dan Awal Ramadan
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:45 WIB

Strategi Cuan di Pekan Pendek Saat Imlek dan Awal Ramadan

Investor disarankan mengatur alokasi aset portofolio pada pekan pendek di tengah sentimen Tahun Baru Imlek dan awal bulan Ramadan 2026. 

Masih Terbebani Biaya Merger, EXCL Rugi Rp 4,43 Triliun
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:40 WIB

Masih Terbebani Biaya Merger, EXCL Rugi Rp 4,43 Triliun

Rugi bersih yang dialami EXCL lebih bersifat pada kerugian akuntansi sebagai dampak pasca merger dengan Smartfren.

Produksi Dipangkas, Emiten Jasa Tambang Ikut Terdampak
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:38 WIB

Produksi Dipangkas, Emiten Jasa Tambang Ikut Terdampak

Tak hanya bagi produsen, kebijakan pemerintah yang memangkas produksi batubara dan nikel pada 2026 juga memengaruhi emiten jasa pertambangan

ESG Perbankan: Kredit Keberlanjutan Menjadi Pendorong Baru Pertumbuhan
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:50 WIB

ESG Perbankan: Kredit Keberlanjutan Menjadi Pendorong Baru Pertumbuhan

Sektor berkelanjutan dan hijau berpotensi menjadi motor pertumbuhan baru kredit bank. Seperti apa laju pertumbuhan kredi

Mengukur Potensi Efisiensi Bank dari Larangan Komisaris Terima Bonus
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:15 WIB

Mengukur Potensi Efisiensi Bank dari Larangan Komisaris Terima Bonus

​Bonus jumbo direksi dan komisaris bank BUMN kembali disorot jelang RUPST 2025, di tengah pengetatan tata kelola dan evaluasi skema tantiem.

Bank Pelat Merah Siap Dorong ROA
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:00 WIB

Bank Pelat Merah Siap Dorong ROA

Presiden Prabowo Subianto telah meminta Danantara untuk mencetak ROA atau tingkat pengembalian dari aset sebesar 7% tahun ini. ​

Daya Beli Lesu Menyeret Kualitas KPR Perbankan
| Senin, 16 Februari 2026 | 06:50 WIB

Daya Beli Lesu Menyeret Kualitas KPR Perbankan

Bisnis KPR perbankan tengah menghadapi tekanan ganda. Tak hanya dibayangi perlambatan pertumbuhan pada 2025, kualitas asetnya pun tergerus. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler