Berbagai Indikator Ekonomi Shanghai Ini Terdampak Kebijakan Lockdown

Minggu, 24 April 2022 | 09:46 WIB
Berbagai Indikator Ekonomi Shanghai Ini Terdampak Kebijakan Lockdown
[ILUSTRASI. Pekerja dengan alat pelindung diri bersiap melakukan  disinfeksi di distrik Huangpu, menyusul wabah Covid-19 di Shanghai, China, Rabu (20/4/2022). China Daily via REUTERS]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Gelombang infeksi Covid-19 melumpuhkan ekonomi Shanghai pada kuartal pertama tahun ini. Kota terpadat di China itu mengalami penurunan output industri sekaligus penjualan ritel.

Produk domestik bruto (PDB) Shanghai tumbuh 3,1% pada kuartal pertama dari tahun sebelumnya, demikian pengumuman biro statistik lokal pada Sabtu. Angka itu lebih rendah dibandingkan pertumbuhan PDB China secara nasional yang mencapai 4,8%. Pada tahun 2021, PDB Shanghai naik 8,1%.

"Pada Januari-Februari, operasi ekonomi kota stabil, tetapi karena dampak wabah Covid pada Maret, kuartal pertama ditandai dengan stabilitas yang diikuti penurunan," demikian pernyataan biro statistik kota.

Baca Juga: Bank Dunia Siapkan Paket Bantuan untuk Sri Lanka, IMF: Pembicaraan Membuahkan Hasil

Shanghai mulai melaporkan kasus Covid dalam wabah terbaru pada awal Maret. Ketika infeksi meningkat, pihak otoritas memberlakukan lockdown seluruh kawasan kota yang berpenduduk 25 juta orang pada awal April.

Perlambatan ekonomi di Shanghai, yang tidak mempublikasikan data PDB untuk kuartal keempat tahun 2021, secara luas diperkirakan akan memburuk pada bulan April. PDB-nya berkontraksi 6,7% pada Januari-Maret 2020 ketika virus corona baru pertama kali muncul.

Output dari sektor industri besar Shanghai anjlok 7,5% tahun ke tahun di bulan Maret setelah tindakan penguncian yang ketat menghentikan beberapa produksi, kata seorang pejabat kota pada hari Jumat.

Untuk Januari-Maret, produksi industri tumbuh 4,8% dari tahun sebelumnya, data hari Sabtu menunjukkan.

Baca Juga: Pengamat PBB: Korea Utara Gunakan Kejahatan Siber untuk Mendanai Program Senjata

Penjualan ritel kuartal pertama Shanghai, ukuran utama konsumsi, turun 3,8% tahun-ke-tahun, berayun dari pertumbuhan 3,7% dalam dua bulan pertama.

Pada bulan Maret saja, penjualan ritel menukik 18,9%.

Pada kuartal pertama, harga konsumen kota naik 1,8% dari tahun sebelumnya, dengan harga pada Januari-Februari naik 1,6% tahun-ke-tahun dan mempercepat di bulan Maret ke penurunan 2,2%.

Inflasi konsumen yang lebih tinggi terjadi ketika penduduk Shanghai mengeluh tentang makanan dan persediaan dasar selama penguncian, dengan beberapa mengatakan harga sayuran telah naik lima hingga 10 kali lipat dari level sebelum wabah.

Penciptaan lapangan kerja juga melambat, dengan Shanghai melaporkan 192.600 pekerjaan baru di kuartal pertama, turun 26.200 dari kuartal tahun sebelumnya.

Bagikan

Berita Terbaru

SPBU Swasta Bisa Impor BBM Enam Bulan Sekali
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:25 WIB

SPBU Swasta Bisa Impor BBM Enam Bulan Sekali

Periode tersebut diputuskan agar pemerintah dapat melihat kembali dinamika konsumsi BBM di dalam negeri.​

Sederet Aral Rintangi Dana Pensiun Memupuk Aset
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:15 WIB

Sederet Aral Rintangi Dana Pensiun Memupuk Aset

OJK meramal aset program dana pensiun diperkirakan bisa tumbuh di kisaran 10%-12% pada tahun ini.    

Kejahatan Korupsi Semakin Berjejaring
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:10 WIB

Kejahatan Korupsi Semakin Berjejaring

KPK dalam beberapa hari terakhir menggencarkan OTT dan pemeriksaan terhadap sejumlah kasus korupsi lintas sektor.

Butuh Jutaan Pekerjaan Agar Pengangguran Turun
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:00 WIB

Butuh Jutaan Pekerjaan Agar Pengangguran Turun

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran menurun menjadi 7,35 juta jiwa per November 2025.

Ruang Penurunan Bunga Pembiayaan Masih Terbatas
| Senin, 09 Februari 2026 | 04:45 WIB

Ruang Penurunan Bunga Pembiayaan Masih Terbatas

Penurunan suku bunga acuan sebesar 125 basis poin oleh Bank Indonesia di tahun 2025 memang mulai berdampak terhadap melandainya biaya dana.

Mitra Keluarga (MIKA) Menambah Rumah Sakit Baru
| Senin, 09 Februari 2026 | 04:20 WIB

Mitra Keluarga (MIKA) Menambah Rumah Sakit Baru

Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas jangkauan layanan di wilayah dengan pertumbuhan populasi yang solid.

Pebisnis Otomotif Menanti Janji Insentif Baru
| Senin, 09 Februari 2026 | 04:10 WIB

Pebisnis Otomotif Menanti Janji Insentif Baru

Agen Pemegang Merek mobil listrik minta kepstian soal insentif PPN DTP yang telah berakhir pada 31 Desember 2025 lalu.

Free Float dan Fetisisme Angka
| Senin, 09 Februari 2026 | 04:10 WIB

Free Float dan Fetisisme Angka

Tanpa disadari, kita tengah terjebak untuk memperlakukan free float bukan hanya sebagai indikator, melainkan sebagai tujuan itu sendiri.

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:24 WIB

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai

 Pemerintah berencana menerapkan pungutan cukai untuk produk minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun ini.

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:19 WIB

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,08% ke 7.935,26 pada Jumat (6/2). Koreksi ini menambah pelemahan IHSG 4,73% dalam sepekan. ​

INDEKS BERITA