Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini (15/2) dari 10 Analis Serta Rekomendasi Saham

Selasa, 15 Februari 2022 | 04:20 WIB
Berikut Proyeksi IHSG Hari Ini (15/2) dari 10 Analis Serta Rekomendasi Saham
[]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (14/2) bergerak turun 1,19% di 6.734,49. Untuk hari ini, para analis yang diperkirakan di kisaran 6.690 - 6.800.

Hitungan proyeksi IHSG hari ini (15/2) berasal dari 10 analis yang dihubungi KONTAN, diantaranya sebagai berikut : 

Nama Analis Institusi Support Resistance
M Syahrizannas Ajaib Sekuritas 6.690 6.795
Valdy Kurniawan Phintraco Sekuritas 6.690 6.800
Herditya Wicaksana MNC Sekuritas 6.648 6.800
Okie Ardiastama Pilarmas Investindo Sekuritas 6.687 6.826
Mino Indo Premier Sekuritas 6.685 6.785
Dennies Christoper Artha Sekuritas 6.689 6.787
Kiswoyo Adi Joe Reswara Gian Investa 6.700 6.850
Cheryl Tanuwijaya Jasa Utama Capital 6.700 6.800
Achmad Yaki BCA Sekuritas 6.666 6.825
William Surya Wijaya Indosurya Bersinar Sekuritas 6.698 6.876
Total/Nilai Median   6.690 6.800

Sementara beberapa saham rekomendasi adalah sebagai berikut: 

Baca Juga: IHSG Diramal Melemah pada Selasa (15/2), Simak Pergerakan Saham CTRA, MNCN, dan BBCA

1. Perusahaan Gas Negara (PGAS)

Saham PGAS masih bergerak menguat secara korektif dan membentuk bullish channeling yang sempit. Ada peluang penguatan cukup terbatas dengan support pada area Rp 1.335. Resistance 1 di 1.430 dan resistance 2 di 1.460.

Rekomendasi : Buy on weakness
Support : Rp 1.335
Resistance : Rp 1.460

Joshua Marcius
Philip Sekuritas

2. Indo Pureco Pratama (IPPE)
Saham IPPE menuju upper channel di 
Rp 392 sampai dengan resistance psikologis Rp 400. Di sisi lain, ada support terdekat pada titik previous high Rp 304. Amankan profit jika IPPE bergerak di bawah level ini.
Rekomendasi : Hold
Support : Rp 304
Resistance : Rp 400

Mayang Anggita
Henan Putihrai Sekuritas

3. Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
Pergerakan BBRI dalam fase downtrend jangka pendek. Ini terkonfirmasi dari MACD yang cenderung melandai dan menunjukkan tanda koreksi, ditambah stochastic bergerak menurun dari area overbought menuju ke area netral.
Rekomendasi : Buy on weakness
Support : Rp 4.240
Resistance : Rp 4.550

Herditya Wicaksana
MNC Sekuritas

Baca Juga: Yuk Intip Rekomendasi Saham SIDO, KLBF, IRRA, dan KAEF

Bagikan

Berita Terbaru

Kemiskinan Indonesia Turun ke 8,25% pada 2025, Tapi Tekanan Biaya Hidup Masih Tinggi
| Senin, 09 Februari 2026 | 17:33 WIB

Kemiskinan Indonesia Turun ke 8,25% pada 2025, Tapi Tekanan Biaya Hidup Masih Tinggi

Secara jumlah, penduduk miskin Indonesia tercatat 23,36 juta orang, menyusut 490 ribu orang dibandingkan Maret 2025.

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?
| Senin, 09 Februari 2026 | 13:00 WIB

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?

Upaya Pemerintah menambah anggaran Rp 36,91 triliun guna mempercepat pembangunan infrastruktur, dianggap bisa menjadi suplemen bagi BUMN Karya.

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?
| Senin, 09 Februari 2026 | 11:00 WIB

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?

Kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) ada di jalur pemulihan yang semakin berkelanjutan. Sejak akhir 2025, ISAT mencatat lonjakan signifikan trafik data.

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:37 WIB

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat

Dalam jangka pendek, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dipandang masih dalam fase downtrend.

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:25 WIB

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) berencana menambah gerai baru sekaligus menghadirkan produk dan merek baru di berbagai segmen usaha.

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:00 WIB

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?

Di rancangan peraturan terbaru, besaran free float dibedakan berdasarkan nilai kapitalisasi saham calon emiten sebelum tanggal pencatatan.

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:31 WIB

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good

Obligasi bertema ESG dan keberlanjutan akan meramaikan penerbitan surat utang di 2026. Bagaimana menakar daya tariknya?

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:29 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik

Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan kapabilitas manufaktur, diversifikasi produk bernilai tambah, serta integrasi ekosistem bisnis.

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi

Para pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN

Investor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.

INDEKS BERITA

Terpopuler