Berkat Lahan Sitaan, Agrinas Menjelma Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

Jumat, 28 Maret 2025 | 05:00 WIB
Berkat Lahan Sitaan, Agrinas Menjelma Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia
[ILUSTRASI. Penandatanganan Berita Acara Penitipan Barang Bukti Perkebunan Kelapa Sawit oleh Jaksa Agung kepada Menteri BUMN yang kemudian diteruskan kepada Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, pada Senin (10/3/2025) di Jakarta. KONTAN/Sabrina Rhamadanty]
Reporter: Muhammad Julian | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan sawit besutan pemerintah, yakni PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berpeluang jadi pendatang baru industri sawit dengan luas lahan terbesar. Bahkan, dalam waktu singkat Agrinas mengangkangi para pemain besar di industri ini. 

Pada Rabu, (26/3/2025) perusahaan pelat merah yang semula bergerak di bidang konsultasi engineering dan bernama PT Indra Karya tersebut kembali ditunjuk untuk mengelola sebagian lahan sitaan program penguasaan kembali oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Luas lahan yang diserahkan mencapai 216.997,75 hektare (ha). 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Pasokan Ketat, Harga Minyak Melonjak
| Senin, 19 Oktober 2026 | 06:30 WIB

Pasokan Ketat, Harga Minyak Melonjak

Harga West Texas Intermediate (WTI) ditutup di level US$ 101,41 per barel pada Jumat (16/10), naik 3,51% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Prospek Emiten Logam Lebih Selektif di Tahun Ini
| Senin, 19 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Prospek Emiten Logam Lebih Selektif di Tahun Ini

Harga komoditas bervariasi dan beban biaya menanjak, simak prospek kinerja saham sejumlah emiten logam

Ketentuan Wajib Produk UMKM di Ritel Modern Dihapus
| Senin, 19 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Ketentuan Wajib Produk UMKM di Ritel Modern Dihapus

Menurut Mendag, penghapusan kewajiban tersebut tidak lantas membuat produk UMKM kehilangan kesempatan masuk ke jaringan minimarket.

Uang Bukan Bawahan
| Senin, 19 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Uang Bukan Bawahan

Pemilik uang lebih suka menghindari risiko ketimbang hanyut bergunjing sembari menyangkal kenyataan di depan mata yang tengah berlangsung.

Rupiah Masih Akan Tertekan MSCI pada Senin (19/10)
| Senin, 19 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Rupiah Masih Akan Tertekan MSCI pada Senin (19/10)

Pada penutupan perdagangan Jumat (16/10), rupiah di pasar spot melemah 0,5%  secara harian menjadi Rp 18.027 per dolar AS

Harga Emas Dunia Kembali Menguat, Disarankan Beli Bertahap
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:54 WIB

Harga Emas Dunia Kembali Menguat, Disarankan Beli Bertahap

Prospek emas dalam jangka panjang masih cukup kuat, terutama karena adanya dukungan pembelian oleh bank sentral.

BPD Mulai Memperluas Sumber Dana Murah
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:50 WIB

BPD Mulai Memperluas Sumber Dana Murah

Terancam kehilangan dana murah dari payroll ASN, BPD mulai memperluas sumber pendanaan ke segmen UMKM dan nasabah non-ASN untuk menjaga likuiditas

Saat Krisis, Strategi Menyusun Portofolio Tetap Merujuk pada Karakteristik Investor
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:42 WIB

Saat Krisis, Strategi Menyusun Portofolio Tetap Merujuk pada Karakteristik Investor

Saat krisis 1998 ketika IHSG juga jatuh 11%, emas menjadi instrumen yang diburu namun saat itu sulit sekali dalam membeli emas.

Sinar Eka Selaras (ERAL) Intip Peluang dari Penjualan Produk Baru
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Sinar Eka Selaras (ERAL) Intip Peluang dari Penjualan Produk Baru

Andre meyakini momentum peluncuran produk baru dapat membantu mendongkrak penjualan hingga akhir tahun ini.

Penyaluran Kredit Bank Besar ke Sektor Batubara Kian Membara
| Senin, 19 Oktober 2026 | 05:30 WIB

Penyaluran Kredit Bank Besar ke Sektor Batubara Kian Membara

Kredit bank besar ke sektor batubara terus meningkat, ditopang kebutuhan energi dan imbal hasil menarik di tengah transisi energi

INDEKS BERITA

Terpopuler