Biaya Ekonomi dari Pungutan Liar

Jumat, 18 Juni 2021 | 07:30 WIB
Biaya Ekonomi dari Pungutan Liar
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada hal menarik pada  tanggal 10 Juni 2021 ketika Presiden Joko Widodo melakukan dialog langsung dengan para pengemudi truk kontainer di Terminal Tanjung Priok, Jakarta. Dalam dialog tersebut, pengemudi mengeluhkan banyaknya pungutan liar (pungli) dan aksi begal di sekitar depo Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebagai contoh, pengemudi bisa dimintai uang pungutan berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 20.000 agar proses bongkar muat bisa dipercepat pengerjaannya. Tidak lama, Presiden Joko Widodo memberikan instruksi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyelesaikan masalah premanisme tersebut dan sejauh ini sudah 50 orang preman ditangkap.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Aturan PMSE Baru, idEA Minta Ruang Adaptasi
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:35 WIB

Aturan PMSE Baru, idEA Minta Ruang Adaptasi

Beleid tersebut mengatur insentif berupa diskon biaya layanan sebesar 50% bagi UMK di platform marketplace.

Penerbitan Obligasi dari Bank Semakin Semarak
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:30 WIB

Penerbitan Obligasi dari Bank Semakin Semarak

Meningkatnya penerbitan obligasi oleh perbankan dipicu oleh semakin ketatnya likuiditas akibat pertumbuhan kredit yang lebih cepat dibanding DPK

Bank Berlomba Memperkuat Layanan Bagi Nasabah Kaya
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:30 WIB

Bank Berlomba Memperkuat Layanan Bagi Nasabah Kaya

Nasabah kaya bukan hanya penyumbang utama DPK, tapi juga pendorong stabilitas pendanaan dan profitabilitas jangka panjang. 

Kemenpar Kejar Legalitas OTA Asing
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:28 WIB

Kemenpar Kejar Legalitas OTA Asing

Selain memudahkan pengawasan, langkah tersebut juga diharapkan menciptakan kesetaraan perlakuan.antara pemain lokal dan asing

TPIA Masih Ambles 76% YtD, Analis Sebut Peluang Rebound Baru Muncul Akhir 2026
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:27 WIB

TPIA Masih Ambles 76% YtD, Analis Sebut Peluang Rebound Baru Muncul Akhir 2026

Ada tiga faktor utama yang berpotensi menjadi pendorong kinerja keuangan TPIA pada beberapa tahun mendatang.

Tarif Listrik Ditahan, Beban Fiskal Mengintai
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:21 WIB

Tarif Listrik Ditahan, Beban Fiskal Mengintai

Pemerintah menahan tarif listrik, beban pembayaran kompensasi ke PLN menjadi sorotan karena berdampak pada kas PLN

Rupiah & IHSG Anjlok: Waspada, Ini Risiko Investasi Anda ke Depan
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:15 WIB

Rupiah & IHSG Anjlok: Waspada, Ini Risiko Investasi Anda ke Depan

Rupiah melemah 7,36% ytd, IHSG ambles 34,74%. Simak prediksi ahli tentang tekanan global dan strategi bertahan di pasar yang bergejolak.

Mimpi Petinggi BEI
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:10 WIB

Mimpi Petinggi BEI

Pada akhirnya, pasar modal tidak memerlukan ambisi yang berlebihan, yang dibutuhkan adalah konsistensi membangun kepercayaan.

Kinerja INTP Dihantui Kelebihan Kapasitas Semen
| Kamis, 02 Juli 2026 | 06:00 WIB

Kinerja INTP Dihantui Kelebihan Kapasitas Semen

Laba INTP diprediksi hanya naik tipis di 2026 akibat persaingan ketat. Ketahui prospek saham dan strategi diversifikasi perseroan.

Imbas El Nino, Potensi Kebakaran Hutan Meluas
| Kamis, 02 Juli 2026 | 05:35 WIB

Imbas El Nino, Potensi Kebakaran Hutan Meluas

Kementerian Kehutanan mencatat luas karhutla telah mencapai 81.000 hektare (ha) pada periode Januari hingga Mei 2026.​

INDEKS BERITA

Terpopuler