Bidik Dana IPO Rp 250 Miliar, Ini Rencana Ekspansi Triniti Land

Sabtu, 14 Desember 2019 | 10:16 WIB
Bidik Dana IPO Rp 250 Miliar, Ini Rencana Ekspansi Triniti Land
[ILUSTRASI. Apartemen Collins Boulevard yang dikembangkan Triniti Land]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perintis Triniti Properti (Triniti Land) memulai proses penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Perusahaan properti ini menawarkan saham perdana di harga Rp 200-Rp 250 per saham.

Triniti Land dibantu oleh PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Royal Investium Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek alias underwriting IPO. Direktur Investment Banking Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mukti Wibowo Kamihadi bilang, berdasarkan estimasi earning per share (EPS) Triniti Land di 2020, maka harga IPO Triniti Land mencerminkan price to earnings ratio (PER) sekitar 15 kali-18 kali.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Laba Emiten Leasing Masih Menggemuk
| Selasa, 03 November 2026 | 05:35 WIB

Laba Emiten Leasing Masih Menggemuk

Sejumlah emiten multifinance mampu memupuk laba hingga dua digit meski pasar pembiayaan masih tersendat

Derasnya Impor Gerus Surplus Dagang
| Selasa, 03 November 2026 | 05:30 WIB

Derasnya Impor Gerus Surplus Dagang

BPS mencatat, surplus neraca perdagangan pada September 2026 mencapai US$ 3,36 miliar, turun dari US$ 3,55 miliar pada Agustus 2026.

Margin Semakin Tipis, Laba Bank Swasta Kian Terhimpit
| Selasa, 03 November 2026 | 05:30 WIB

Margin Semakin Tipis, Laba Bank Swasta Kian Terhimpit

Penyusutan margin bunga bersih (NIM) menekan laba sejumlah bank swasta besar, termasuk CIMB Niaga, Maybank Indonesia, dan Permata Bank 

Mewaspadai Ancaman Tekanan Likuiditas Perbankan
| Selasa, 03 November 2026 | 05:20 WIB

Mewaspadai Ancaman Tekanan Likuiditas Perbankan

Gangguan transaksi dan penurunan dana nasabah Bank MNC memicu kekhawatiran terhadap likuiditas dan kesehatan perbankan

Bank Kecil Kian Sulit Memacu Kredit
| Selasa, 03 November 2026 | 05:20 WIB

Bank Kecil Kian Sulit Memacu Kredit

​Likuiditas yang mengetat dan penghimpunan dana yang melemah membuat bank-bank kecil semakin sulitmendorong pertumbuhan kredit

Menyoal Risiko Dualisme Pengawasan di PFII
| Selasa, 03 November 2026 | 05:20 WIB

Menyoal Risiko Dualisme Pengawasan di PFII

​Regulator khusus PFII berpotensi memicu dualisme pengawasan dengan OJK dan BI, sehingga pembagiankewenangan perlu diperjelas

Elegi Transparansi OJK
| Selasa, 03 November 2026 | 05:05 WIB

Elegi Transparansi OJK

Memang menjadi pertanyaan, mengapa OJK hanya menyebut inisial nama-nama perusahaan broker yang disanksi?

Pemungut Pajak Digital Diperluas
| Selasa, 03 November 2026 | 05:00 WIB

Pemungut Pajak Digital Diperluas

Perluasan pemungut pajak digital tersebut akan melibatkan perbankan, baik bank pemerintah maupun swasta, fintech, hingga e-commerce.

Rebound IHSG Berlanjut? Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (3/11)
| Selasa, 03 November 2026 | 04:50 WIB

Rebound IHSG Berlanjut? Intip Prediksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini (3/11)

IHSG masih melemah 5,14% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 41,06%.   

Risiko Kredit Tekan Permodalan LKM
| Selasa, 03 November 2026 | 04:45 WIB

Risiko Kredit Tekan Permodalan LKM

OJK mencatat bahwa ekuitas industri LKM terkontraksi 2,34% secara tahunan menjadi Rp 655,20 miliar per Agustus 2026

INDEKS BERITA

Terpopuler