Bidik Laba Berlipat, Ini Strategi Sentra Food Indonesia (FOOD)

Kamis, 28 Maret 2019 | 06:47 WIB
Bidik Laba Berlipat, Ini Strategi Sentra Food Indonesia (FOOD)
[]
Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen daging olahan PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) membukukan kinerja apik di 2018 lalu. Tahun ini, emiten ini menargetkan pertumbuhan laba mencapai dua atau tiga kali lipat.

Mengutip laporan keuangan akhir 2018, perusahaan yang menaungi brand Kemfood dan Yangini ini mengumpulkan penjualan Rp 122,06 miliar atau naik 22% dari tahun 2017. Sedangkan labanya melesat 200% ke Rp 1,49 miliar.

Presiden Direktur FOOD Agustus Sani Nugroho mengungkapkan, pendorong kinerja 2018 adalah strategi pemasaran yang efektif dan efisien. "Selain itu, kami juga melakukan variasi produk yang tepat dan dapat memenuhi kebutuhan konsumen," terang dia, Rabu (27/3).

Berdasarkan laporan keuangan FOOD, kontribusi segmen penjualan daging olahan naik 10,13% jadi Rp 77,22 miliar. Sementara penjualan daging segar naik 53,65% menjadi Rp 47,18 miliar.

Maka untuk tahun ini, Agustus mengungkapkan, pihaknya mematok target pendapatan sebesar Rp 150 miliar atau meningkat sekitar 23% dari realisasi 2018. FOOD menerapkan strategi fokus pada pengembangan pasar dan produk daging olahan yang dapat diterima pasar. "Kami melihat masih besarnya potensi pasar yang dapat dikembangkan," kata Agustus.

Gerak FOOD cukup cepat. Perusahaan ini sudah menggunakan seluruh dana penjualan saham perdana (IPO) yang digelar Januari lalu. Dana Rp 20,25 miliar sudah diserap untuk modal kerja.

Sebelumnya, Agustus pernah menyebut pihaknya menargetkan laba bersih tahun ini mencapai Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar, atau naik 168%-235%. Kenaikan ini ditopang peluang penjualan di pasar domestik yang masih besar.

Agustus menuturkan, tahun ini FOOD mengincar peningkatan pangsa pasar dari sektor ritel maupun sektor hotel, restoran, kafe (horeka) yang masih terbuka lebar. Sementara, tantangan yang mungkin dihadapi FOOD adalah kompetisi di industri makanan olahan ini.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Dianggap tak Berdasar, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7% Pemerintah Kelewat Pede
| Rabu, 01 April 2026 | 09:45 WIB

Dianggap tak Berdasar, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7% Pemerintah Kelewat Pede

Dalam sepuluh tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan ekonomi pada kuartal yang beririsan dengan momen Lebaran hanya berkisar di 4,27% YoY.

Margin Terancam Harga CPO & Kemasan, Simak Prospek & Rekomendasi Saham Mayora (MYOR)
| Rabu, 01 April 2026 | 08:35 WIB

Margin Terancam Harga CPO & Kemasan, Simak Prospek & Rekomendasi Saham Mayora (MYOR)

MYOR mencetak gross profit margin (GPM) 22,0% sepanjang tahun 2025, lebih rendah ketimbang pencapaian di 2024. 

Saham AGII Cetak Rekor ATH Baru, Simak Prediksi Harga dan Rencana Bisnis 2026
| Rabu, 01 April 2026 | 08:00 WIB

Saham AGII Cetak Rekor ATH Baru, Simak Prediksi Harga dan Rencana Bisnis 2026

AGII mengoperasikan dua fasilitas produksi di Batam, yakni liquefaction plant pada Oktober 2025 serta nitrogen plant pada awal Desember 2025.

Efek Mudik Lebaran Tak Lagi Ampuh, Saham JSMR Malah Tertekan Kinerja dan Suku Bunga
| Rabu, 01 April 2026 | 07:40 WIB

Efek Mudik Lebaran Tak Lagi Ampuh, Saham JSMR Malah Tertekan Kinerja dan Suku Bunga

Model bisnis jalan tol yang dijalankan JSMR tergolong sangat sensitif terhadap fluktuasi daya beli masyarakat dan beban biaya modal.

Profitabilitas GOTO Makin Dekat, Fintech Jadi Kunci Utama?
| Rabu, 01 April 2026 | 07:35 WIB

Profitabilitas GOTO Makin Dekat, Fintech Jadi Kunci Utama?

Pencapaian EBITDA GOTO di 2025 lampaui ekspektasi. Analis ungkap strategi dan segmen pendorong utama. Cek rekomendasi sahamnya

Trio Saham ADRO, AADI, dan ADMR Membara, Ditopang Konflik Geopolitik & Harga Batubara
| Rabu, 01 April 2026 | 07:30 WIB

Trio Saham ADRO, AADI, dan ADMR Membara, Ditopang Konflik Geopolitik & Harga Batubara

Koreksi pada perdagangan terakhir bulan Maret masih tergolong wajar mengingat sebelumnya ADRO, AADI, dan ADMR sudah melaju kencang.

Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Net Sell Jumbo, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 01 April 2026 | 07:07 WIB

Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Net Sell Jumbo, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Apalagi kurs rupiah di pasar spot mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah, tutup di Rp 17.041 per dolar Amerika Serikat.

Penumpang Kereta Capai 4,9 Juta di Masa Lebaran
| Rabu, 01 April 2026 | 07:04 WIB

Penumpang Kereta Capai 4,9 Juta di Masa Lebaran

Berdasarkan data operasional PT KAI, pada 30 Maret 2026 KAI melayani 182.726 pelanggan kereta api jarak jauh dengan tingkat okupansi 111,8%.

Blibli (BELI) Bidik Pertumbuhan 20% di Tahun Ini
| Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

Blibli (BELI) Bidik Pertumbuhan 20% di Tahun Ini

Manajemen BELI mencermati, pertumbuhan kinerja di tahun lalu ditopang oleh peningkatan kinerja di seluruh segmen usaha.

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Turun
| Rabu, 01 April 2026 | 06:47 WIB

Harga Patokan Ekspor Tembaga dan Emas Turun

Harga referensi (HR) emas juga terkoreksi dari US$ 5.135,76 per ons troi menjadi US$ 4.891,57 per ons troi.

INDEKS BERITA

Terpopuler