Binance Mulai Evaluasi Calon Pengguna, untuk Penuhi Aturan Anti Pencucian Uang

Jumat, 20 Agustus 2021 | 15:25 WIB
Binance Mulai Evaluasi Calon Pengguna, untuk Penuhi Aturan Anti Pencucian Uang
[ILUSTRASI. Ilustrasi logo Binance dan grafik harga, 28 Juni 2021. REUTERS/Dado Ruvic]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - FRANKFURT. Binance, Jumat (20/8), menyatakan segera memberlakukan proses pemeriksaan atas calon pelanggan secara lebih ketat. Praktik yang biasa disebut know your customer itu, diterapkan bursa uang kripto terbesar di dunia itu untuk menyesuaikan dengan regulasi anti pencucian uang.

Binance berada di bawah tekanan regulator di berbagai negara dalam beberapa bulan terakhir. Banyak lembaga pengawas mencemaskan pemanfaatan bursa uang kripto untuk tempat mencuci uang dan lemahnya perlindungan konsumen.

Pengelola Binance telah menarik kembali produk dan layanan yang sempat ditawarkan, termasuk perdagangan leverage dan token yang terkait dengan ekuitas. Binance juga mengatakan ingin meningkatkan hubungan dengan regulator.

Baca Juga: Harga Bitcoin melonjak 6%, siap menuju US$ 50.000

Bank sentral Belanda, awal pekan ini, mengatakan Binance tidak mematuhi undang-undang anti pencucian uang dan anti pendanaan teroris.

Binance mengatakan di situs webnya bahwa pengguna, dengan segera, harus menyelesaikan proses verifikasi untuk mengakses produk dan layanannya. Mereka yang belum melakukannya hanya akan dapat menarik dana, membatalkan pesanan dan menutup posisi.

Dalam berbagai indikator, Binance merupakan platform terbesar di dunia. Volume perdagangannya pada bulan Juli mencapai US$ 455 juta, turun hampir sepertiga dari bulan sebelumnya, mengikuti lesunya pasar uang kripto. Namun volume perdagangan Binance tetap yang terbesar di dunia, menurut data dari CryptoCompare.

Struktur perusahaan Binance tidak jelas. Perusahaan induknya terdaftar di Kepulauan Cayman, menurut dokumen pengadilan Inggris dan pengawas sekuritas Malaysia.

Selanjutnya: Dalam Gugatan Terbarunya, FTC Sebut Facebook Jalankan Skema Beli dan Kubur

 

Bagikan

Berita Terbaru

Sudah Menyerap Seluruh Dana IPO, Kinerja Bukalapak (BUKA) Masih Loyo
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:15 WIB

Sudah Menyerap Seluruh Dana IPO, Kinerja Bukalapak (BUKA) Masih Loyo

Hingga 30 Juni 2026, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) telah menggunakan seluruh dana hasil IPO sebesar Rp 21,33 triliun. ​

Eskalasi Blokade AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:15 WIB

Eskalasi Blokade AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak

Mengutip Bloomberg, Kamis (16/7), harga minyak mentah WTI berada di level US$ 79,6 per barel, menguat 0,26% secara harian

Beban Kopdes Merah Putih
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:10 WIB

Beban Kopdes Merah Putih

Ambisi membangun ekonomi desa patut diapresiasi. Namun, membebani satu lembaga dengan terlalu banyak misi sekaligus bukan tanpa risiko.

Emiten Batubara Ramai-Ramai Diversifikasi Bisnis ke Energi Baru dan Terbarukan
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:05 WIB

Emiten Batubara Ramai-Ramai Diversifikasi Bisnis ke Energi Baru dan Terbarukan

Emiten produsen batubara di Tanah Air gencar melakukan diversifikasi bisnis. Salah satunya ke bisnis energi baru dan terbarukan (EBT).

Ekspansi Ekosistem PIK 2 Jadi Amunisi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
| Jumat, 17 Juli 2026 | 06:00 WIB

Ekspansi Ekosistem PIK 2 Jadi Amunisi PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)

Pengembangan kawasan terpadu PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) akan menjaga kinerja di tahun 2026

Emiten Konglomerasi Ketiban Berkah Proyek Sampah
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:45 WIB

Emiten Konglomerasi Ketiban Berkah Proyek Sampah

Beberapa emiten konglomerat tersebut tergabung dalam mitra konsorsium pemenang proyek lelang pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL).

Pengendali Baru PNGO Gelar Tender Wajib dengan Harga Rp 3.584 per Saham
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:35 WIB

Pengendali Baru PNGO Gelar Tender Wajib dengan Harga Rp 3.584 per Saham

AEP Nusantara Holdings Ltd menawarkan pembelian sebanyak-banyaknya 13,58 juta saham, setara 1,74% dari modal ditempatkan dan disetor penuh PNGO. 

Surat Utang Multifinance Terancam Sepi
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:35 WIB

Surat Utang Multifinance Terancam Sepi

Perusahaan multifinance masih mencari momentum yang tepat dalam merilis obligasi, demi menjaga margin yang bisa didapat.

Otorita IKN Mengajukan Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:20 WIB

Otorita IKN Mengajukan Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun

Otorita IKN akan menggunakan tambahan anggaran tersebut untuk  mendukung pembangunan ibu kota baru melalui skema tahun jamak hingga 2028.​

DPR Soroti Belanja Kipas Angin Kopdes Merah Putih
| Jumat, 17 Juli 2026 | 05:15 WIB

DPR Soroti Belanja Kipas Angin Kopdes Merah Putih

Kementerian Koperasi mengaku tidak tahu terkait proyek pengadaan kipas angin untuk Koperasi Merah Putih.

INDEKS BERITA

Terpopuler