KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Buah anggur itu bisnis yang menarik. Impor anggur kita 2018, menurut BPS sebesar 100.611,1 ton; dengan nilai Rp 4,3 triliun. Berarti harga impor per kilogramnya mencapai Rp 43.727,90. Maka di swalayan dipasangnya harga per ons (100 gram) agar kelihatan murah.
Impor apel kita tahun yang sama mencapai 163.385,5 ton; tetapi nilainya hanya Rp 5,02 triliun. Hingga harga per kilogram impor apel kita Rp 30.751,56 per kilogram. Dengan angka-angka itu, mestinya budidaya anggur skala komersial cukup menguntungkan dan bisa bersaing. Sebab dengan harga impor di atas Rp 40.000, harga eceran anggur impor bisa di atas Rp 50.000 per kilogram. Sebagian petani anggur Buleleng, Bali, sudah mulai membudidayakan anggur buah. Sebagian besar dari mereka membudidayakan anggur wine, untuk memasok Sababay Winerry. Hatten punya kebun sendiri dan baru belakangan mengambil dari petani.
