Blokade Hormuz dan Bab el-Mandeb Angkat Saham Angkutan Migas, BULL Jadi Pilihan Utama
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali membuat harga minyak mentah dunia bergerak sangat fluktuatif. Ancaman gangguan pasokan dari Selat Hormuz hingga Selat Bab el-Mandeb menjadi sentimen utama yang mengangkat tarif kapal tanker.
Harga minyak Brent sempat melompat sekitar 7% menembus US$ 100 per barel pada Kamis (23/7), level tertinggi sejak Mei 2026. Kenaikan itu bertahan hingga Jumat (24/7) pagi sebelum akhirnya melandai ke US$ 98,2 per barel.
