Blue Bird (BIRD) Membentuk Perusahaan Pos dan Kurir

Rabu, 06 Februari 2019 | 05:20 WIB
Blue Bird (BIRD) Membentuk Perusahaan Pos dan Kurir
[]
Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Blue Bird Tbk (BIRD) terus berupaya untuk memperlebar lini usahanya dengan kembali membentuk anak usaha baru di tahun 2019 ini. Emiten sektor transportasi ini membentuk anak usaha baru bernama PT Trans Antar Nusabird.

Mengutip keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (4/1), Trans Antar Nusabird bergerak di bidang transportasi, pergudangan, pos dan kurir, pariwisata, perdagangan, sewa, agen perjalanan dan jasa keuangan. Transaksi pembentukan perusahaan telah dilaksanakan Jumat (1/2).

Modal dasar pendirian perusahaan tersebut sebesar 400.000 saham dengan harga nominal saham sebesar Rp 1 juta per saham. Jadi, besar investasi untuk aksi korporasi tersebut senilai Rp 400 miliar.

Investor Relations BIRD Michael Tene masih enggan merinci bisnis anak usaha ini. "Mohon maaf untuk topik ini saya belum bisa utarakan dulu. Masih sebatas informasi yang ada di keterbukaan informasi itu dulu saja," papar dia ke KONTAN, Senin (4/2).

Dari aksi korporasi ini, BIRD menggenggam 109.890 saham atau setara dengan 99,9% saham, senilai Rp 109,89 miliar. Sementara anak usahanya PT Big Bird Pusaka memiliki 110 saham atau setara dengan 0,1% saham atau senilai Rp 110 juta dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Kemkeu Pastikan Tak Pangkas Independensi OJK
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:37 WIB

Kemkeu Pastikan Tak Pangkas Independensi OJK

Menturut Kemkeu, PMK Nomor 27 Tahun 2026 diterbitkan untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan anggaran OJK

Sebanyak 138 Kloter Haji Terbang ke Arab Saudi
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:08 WIB

Sebanyak 138 Kloter Haji Terbang ke Arab Saudi

Sebanyak 132 kloter dengan 52.343 jemaah di antaranya, telah tiba di Madinah dan secara bertahap    

Fiskal Makin Terjepit Kurs dan Harga Minyak
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:59 WIB

Fiskal Makin Terjepit Kurs dan Harga Minyak

Fluktuasi harga minyak dan pelemahan nilai tukar rupiah, memberi kontribusi terhadap defisit anggaran

Tips Investasi Ala Direktur Sucor AM Dimas Yusuf: Ada Peluang di Balik Koreksi
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:56 WIB

Tips Investasi Ala Direktur Sucor AM Dimas Yusuf: Ada Peluang di Balik Koreksi

Pasar modal sedang terkoreksi? Direktur Sucor AM melihat ini sebagai peluang emas. Simak strateginya

Bayar Pajak dan Lapor SPT Badan Lebih Longgar
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:44 WIB

Bayar Pajak dan Lapor SPT Badan Lebih Longgar

Tak hanya pelaporan SPT, Ditjen Pajak juga relaksasi pembayaran pajak badan hingga 31 Mei           

Tertekan dari Berbagai Penjuru, Rupiah Tertinggal dari Valuta Asia Lain
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:34 WIB

Tertekan dari Berbagai Penjuru, Rupiah Tertinggal dari Valuta Asia Lain

Rupiah terus anjlok, bukan hanya karena gejolak global. Ada masalah struktural di balik kejatuhan terdalam di Asia. 

Nasib Bitcoin Setelah The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Harus Apa?
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:29 WIB

Nasib Bitcoin Setelah The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Harus Apa?

 Suku bunga The Fed yang tinggi tingkatkan opportunity cost. Pelajari risiko dan mitigasinya sebelum berinvestasi.

Lingkaran Setan
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 06:10 WIB

Lingkaran Setan

Stabilisasi pasar keuangan bergantung kemampuan pemerintah menjaga kredibilitas fiskal dan memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi domestik.

Hobi Dahulu, Cuan Kemudian
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 05:05 WIB

Hobi Dahulu, Cuan Kemudian

Tren mengoleksi kartu Pokemon kembali memanas saat ini setelah pecahnya rekor harga penjualan tertinggi.

Kiat Dimas Yusuf: Sejarah Jadi Senjata Berinvestasi Hingga Menyetir Hilangkan Stres
| Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:30 WIB

Kiat Dimas Yusuf: Sejarah Jadi Senjata Berinvestasi Hingga Menyetir Hilangkan Stres

Direktur Sucor Asset Management Dimas Yusuf bocorkan strategi investasi uniknya. Ternyata, pelajaran sejarah jadi penentu keuntungan.

INDEKS BERITA

Terpopuler