BPJS Kesehatan Terganjal Gap Arus Kas Rp 2 Triliun
BANDUNG. BPJS Kesehatan menghadapi gap arus kas sekitar Rp 2 triliun setiap bulan. Kondisi ini lantaran penerimaan iuran di kisaran Rp 14 triliun per bulan masih lebih rendah dibandingkan pembayaran pelayanan kesehatan yang mencapai Rp 16 triliun per bulan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan selisih tersebut tidak disebabkan oleh satu faktor semata. "Ada cash flow gap Rp 2 triliun per bulan. Tidak ada faktor tunggal," kata dia di Bandung, Rabu (16/9).
