Bukan Janji, tapi Kompetensi
Pernah suatu saat, seorang teman bercerita penuh penyesalan terhadap sosok yang dipilihnya pada saat pemilihan kepala daerah beberapa waktu yang lalu. Selang beberapa tahun setelah terpilih, ternyata kinerja sosok jagoan tersebut jauh panggang dari api. Janji yang ditebarkan saat kampanye, tak berujung pada bukti nyata.
Demikian pula, perilaku yang dikesankan pada saat kampanye, berbeda seratus delapan puluh derajat dengan perilaku sehari-hari. "Kelakuannya kembali kepada setelan lama, yang bla...bla...bla", tukas sang teman melukiskan kenyataan perilaku tak elok dari sang pemimpin tersebut.
