Bulan Galau

Rabu, 05 Januari 2022 | 09:00 WIB
Bulan Galau
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Januari ini, masyarakat memasuki periode galau. Pebisnis galau karena mereka masih sulit menebak arah ekonomi tahun ini.

Mau menginjak gas kuat-kuat, mereka takut omicron mengamuk dan pemerintah menginjak rem darurat lagi. Di saat yang sama, orang tua juga galau: apakah merelakan buah hati mulai megikuti pembelajaran tatap muka (PTM) atau tidak.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat kementerian, pemerintah telah membuka opsi PTM hingga 100% peserta didik mulai 3 Januari 2022. Bedasarkan SKB ini, kemudian, Kepala Dinas Pendidikan di level provinsi menerbitkan surat bernada serupa.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta membuka opsi PTM hingga 100% untuk daerah yang menyandang status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 dan 2 melalui surat yang terbit 29 Desember lalu.

Merespons petunjuk ini, para pengurus sekolah pun sibuk mengumpulkan orang tua murid untuk mensosialisasikan rencana PTM ini. Dan, bisa ditebak, sikap para orang tua terbelah.

Sebagian setuju anak mereka mulai mengikuti PTM, dengan segudang syrarat. Namun, cukup banyak pula orang tua yang masih keberatan. Tentu, alasan mereka adalah kesehatan buah hati.

Demi alasan kualitas pembelajaran yang lebih baik, mengembalikan proses belajar mengajar ke sistem tatap muka memang perlu dimulai. Tapi, mengingat pandemi belum pergi, kehati-hatian harus diterapkan.

Misalnya, mengutip saran epidemiolog, soal kapasitas ruang kelas, hal itu tidak bisa digeneralisasi untuk semua sekolah. Sebab, ukuran ruang kelas dan kualitas ventilasi udara setiap sekolah berbeda.

Di luar itu, syarat vaksinasi lengkap bagi guru, staf sekolah, murid, bahkan orang tua murid juga mutlak. Karena itu, vaksin penguat (booster) bagi mereka yang bekerja di lingkungan sekolah juga harus diprioritaskan. Di luar itu, evaluasi secara ketat juga harus dilakukan.

Selama transisi, wajar jika sekolah tidak memaksa semua anak mengikuti PTM. Tentu, jika menempuh kebijakan ini, sekolah harus menyediakan fasilitas pembelajaran via daring untuk menjamin keberlangsungan belajar-mengajar.

Pada akhirnya, kerjasama yang erat pengelola sekolah dan para orang tua akan sangat menentukan keberhasilan dan keamanan pembelajaran tatap muka yang dimulai serentak bulan ini. Di luar itu, pemerintah harus terus menggenjot program vaksin, termasuk vaksin penguat, yang menjadi pelindung andalan masyarakat.                      

Bagikan

Berita Terbaru

Pekan Depan 4 Emiten Masuk Masa Cum Dividen, Yield Emiten Haji Isam di Atas 10 Persen
| Jumat, 03 April 2026 | 10:00 WIB

Pekan Depan 4 Emiten Masuk Masa Cum Dividen, Yield Emiten Haji Isam di Atas 10 Persen

Dari empat emiten yang masuk masa cum dividen, satu di antaranya emiten batubara milik Haji Isam dan tiga lagi emiten di sektor keuangan.

Tentakel Sinarmas Terbitkan Sukuk Rp 3 Triliun, Indikasi Bagi Hasil 8,75% per Tahun
| Jumat, 03 April 2026 | 09:00 WIB

Tentakel Sinarmas Terbitkan Sukuk Rp 3 Triliun, Indikasi Bagi Hasil 8,75% per Tahun

Bagi investor yang berminat, pemesanan pembelian sukuk dipatok di angka Rp 5 juta dan/atau kelipatannya.

Laba BBYB Meroket Tajam, tapi Risiko Kredit Mengintai! Cek Target Harga Sahamnya
| Jumat, 03 April 2026 | 08:00 WIB

Laba BBYB Meroket Tajam, tapi Risiko Kredit Mengintai! Cek Target Harga Sahamnya

Laba bersih PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) pada kuartal IV-2025 hanya Rp 102 miliar, tergelincir -46% secara kuartalan.

Melihat Ancaman Ekonomi di Balik Angka Inflasi yang Terkendali
| Jumat, 03 April 2026 | 07:00 WIB

Melihat Ancaman Ekonomi di Balik Angka Inflasi yang Terkendali

Josua pardede melihat bahwa ke depannya, risiko inflasi dinilai masih cenderung meningkat terutama dari sektor pangan dan energi.

Kebijakan WFH bagi ASN, Belum Menjadi Game Changer Bagi Emiten Telko dan GOTO
| Jumat, 03 April 2026 | 06:16 WIB

Kebijakan WFH bagi ASN, Belum Menjadi Game Changer Bagi Emiten Telko dan GOTO

WFH secara alami akan menekan mobilitas masyarakat sehingga akan membuat mobilitas tertekan dan melambatkan segmen ride-hailing.

Saham Perkapalan Kompak Terkoreksi Usai Naik Signifikan, Cek Analisis Teknikalnya
| Jumat, 03 April 2026 | 06:00 WIB

Saham Perkapalan Kompak Terkoreksi Usai Naik Signifikan, Cek Analisis Teknikalnya

Dari segi kinerja keuangan, emiten yang mempunyai pendapatan dan laba bersih cukup besar ialah BULL dan SOCI.

Harga Minyak Dunia Melonjak 60%, Ancaman Resesi Global Mengintai
| Jumat, 03 April 2026 | 01:30 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak 60%, Ancaman Resesi Global Mengintai

PM Singapura Lawrence Wong peringatkan dunia hadapi krisis energi dan risiko stagflasi. Dampak konflik Timur Tengah bisa berlangsung lama.

Harga Penawaran IPO WBSA Rp 168 Per Saham, Duitnya Buat Akuisisi Perusahaan Afiliasi
| Kamis, 02 April 2026 | 13:33 WIB

Harga Penawaran IPO WBSA Rp 168 Per Saham, Duitnya Buat Akuisisi Perusahaan Afiliasi

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) merupakan perusahaan logistik terintegrasi yang baru didirikan pada 2021.

Konflik Timur Tengah bisa Menahan Penerbitan Obligasi Baru, Begini Kata TBIG dan ENRG
| Kamis, 02 April 2026 | 09:30 WIB

Konflik Timur Tengah bisa Menahan Penerbitan Obligasi Baru, Begini Kata TBIG dan ENRG

Di tengah himpitan pasar surat utang, opsi pendanaan dari kredit perbankan menjadi sekoci penyelamat.

Ketidakpastian RKAB, Bukan Halangan Bagi Prospek ITMG ke Depan
| Kamis, 02 April 2026 | 09:00 WIB

Ketidakpastian RKAB, Bukan Halangan Bagi Prospek ITMG ke Depan

Para analis juga memperkirakan bahwa harga jual average selling product (ASP) akan mampu menutupi kenaikan biaya produksi ITMG secara sempurna.

INDEKS BERITA

Terpopuler