BUMN Ajukan Tambahan Modal, Hutama Karya Minta Disuntik Rp 30 Triliun

Kamis, 16 Juni 2022 | 08:39 WIB
BUMN Ajukan Tambahan Modal, Hutama Karya Minta Disuntik Rp 30 Triliun
[ILUSTRASI. impang susun yang menghubungkan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas simpang Indralaya-Muara Enim seksi simpang Indralaya-Prabumulih dan Palembang-Indralaya, Jumat (20/5/2022). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.]
Reporter: Siti Masitoh | Editor: Adinda Ade Mustami

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah kembali meminta tambahan suntikan modal bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kebutuhan dana untuk Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 39,82 triliun untuk tahun 2023.

Perusahaan pelat merah yang butuh modal, yakni pertama, PT Hutama Karya dengan usulan PMN  Rp 30,56 triliun. Permintaan ini lebih gede dibanding dengan PMN yang telah dialokasikan 2022 sebesar Rp 23,85 triliun.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Business Insight

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Bagikan

Berita Terbaru

Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) Geber Jualan Lewat Anak Usaha
| Sabtu, 30 Agustus 2025 | 05:25 WIB

Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) Geber Jualan Lewat Anak Usaha

Anak usaha MARK, PT Berjaya Dynamics Indonesia misalnya, tengah mengembangkan lini produk sanitasi berupa toilet duduk

Anggaran Seret, Perusahaan Penjaminan Sulit Mempertebal Modal
| Sabtu, 30 Agustus 2025 | 04:50 WIB

Anggaran Seret, Perusahaan Penjaminan Sulit Mempertebal Modal

Pelaku industri dihadapkan pada proses panjang hingga kondisi keuangan pemerintah sebagai pemegang saham.

Pemerintah Belum Belanja, Gerak Ekonomi Masih akan Seret
| Sabtu, 30 Agustus 2025 | 04:50 WIB

Pemerintah Belum Belanja, Gerak Ekonomi Masih akan Seret

Realisasi belanja masih melemah karena beban utang tinggi, di sisi lain penerimaan pajak juga menurun

Seruan Boikot Bayar Pajak Menggema
| Sabtu, 30 Agustus 2025 | 04:45 WIB

Seruan Boikot Bayar Pajak Menggema

Gerakan ini tidak berpengaruh karena sistem pemungutan pajak di Indonesia berbasis withholding system

Samudera Indonesia (SMDR) Memacu Diversifikasi Bisnis
| Sabtu, 30 Agustus 2025 | 04:20 WIB

Samudera Indonesia (SMDR) Memacu Diversifikasi Bisnis

SMDR melakukan diversifikasi usaha baik untuk pelayaran non-peti kemas seperti kapal curah, kapal LNG, tanker, maupun bisnis lainnya.

Ekonomi Lesu, Laba Sejumlah Bank Kecil Mengerdil
| Sabtu, 30 Agustus 2025 | 04:15 WIB

Ekonomi Lesu, Laba Sejumlah Bank Kecil Mengerdil

Risiko ekonomi yang masih tinggi, memaksa bank mini membatasi ekspansi kredit sembari meningkatkan pencadangan.  

XLSmart Merugi di Kuartal Pertama Usai Merger, Begini Gambaran Kinerja ISAT
| Jumat, 29 Agustus 2025 | 14:00 WIB

XLSmart Merugi di Kuartal Pertama Usai Merger, Begini Gambaran Kinerja ISAT

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), perusahaan gabungan XL Axiata dan Smartfren merugi usai resmi merger pada 17 April 2025.

Harga Terus Tergerus, Saham Alamtri Resources (ADRO) Dinilai Masih Menyimpan Potensi
| Jumat, 29 Agustus 2025 | 13:00 WIB

Harga Terus Tergerus, Saham Alamtri Resources (ADRO) Dinilai Masih Menyimpan Potensi

Rencana PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) memulai bisnis di bidang energi terbarukan menjadi salah satu katalis positif.

IHSG Tumbang 2%, BI Intervensi Rupiah yang Sempat Menembus Rp 16.500
| Jumat, 29 Agustus 2025 | 12:06 WIB

IHSG Tumbang 2%, BI Intervensi Rupiah yang Sempat Menembus Rp 16.500

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 2,27% atau 180,81 poin menjadi 7771,28 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Jumat (29/8).

Perluasan Pasar Bikin Saham Pyridam Farma (PYFA) Melaju Kencang
| Jumat, 29 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Perluasan Pasar Bikin Saham Pyridam Farma (PYFA) Melaju Kencang

Akuisisi Probiotec dinilai sebagai momentum penting yang menandai transformasi PYFA menjadi bagian dari rantai pasok global.

INDEKS BERITA