BUMN Mewaspadai Efek Pelemahan Rupiah Terhadap Kinerja Bisnis dan Kondisi Keuangan

Senin, 29 April 2024 | 04:46 WIB
BUMN Mewaspadai Efek Pelemahan Rupiah Terhadap Kinerja Bisnis dan Kondisi Keuangan
[ILUSTRASI. Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2024). Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) mengungkapkan saat ini margin bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau pom bensin khususnya di Jakarta semakin menipis. Hal itu lantaran nilai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan biaya lainnya yang semakin besar. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)]
Reporter: Arif Ferdianto, Vendy Yhulia Susanto | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mewaspadai tren pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Koreksi rupiah bisa membawa dampak serius terhadap kinerja perusahaan pelat merah, terutama bagi BUMN yang memiliki interaksi global cukup kuat dan sensitif terhadap perubahan kurs.

Misalnya, Pertamina Group maupun BUMN Karya yang memiliki proyek konstruksi dan infrastruktur, baik di dalam negeri maupun luar negeri.  Atas dasar itu, Kementerian BUMN meminta perusahaan pelat merah mengkaji utang dan melakukan uji stres, ketika rupiah sudah melewati level Rp 16.000 per dolar AS. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Harga Migas Masih Mendaki, Laba Bersih ENRG Melambung Tinggi
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:27 WIB

Harga Migas Masih Mendaki, Laba Bersih ENRG Melambung Tinggi

Tren kenaikan harga minyak dan gas (migas) dunia jadi katalis utama pendorong kinerja PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) pada semester I-2026.

Asa Membawa BEI Menuju Kelas Dunia
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Asa Membawa BEI Menuju Kelas Dunia

Target pemerintah membawa BEI sejajar dengan bursa saham dunia dinilai ambisius. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi BEI.

Kinerja Astra International Masih Dibayangi Tekanan Daya Beli
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Kinerja Astra International Masih Dibayangi Tekanan Daya Beli

Kinerja PT Astra International Tbk (ASII) di semester II 2026 diproyeksi membaik seiring volume penjualan otomotif yang lebih baik

TINS Masih Boleh Beli Timah dari Rakyat
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:45 WIB

TINS Masih Boleh Beli Timah dari Rakyat

Pemerintah akan membentuk tim kecil yang dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan.

Target Tinggi Lifting Migas di Tengah Seretnya Ekspansi
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Target Tinggi Lifting Migas di Tengah Seretnya Ekspansi

Target lifting minyak 2027 mencapai 610.000 bopd, pemerintah perlu membenahi hambatan investasi salah salah satunya perizinan

Pemerintah Mulai Cermat Gelontorkan Belanja Pajak
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Pemerintah Mulai Cermat Gelontorkan Belanja Pajak

Dalam Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2027, belanja perpajakan diproyeksikan mencapai Rp 632 triliun, naik dari proyeksi 2026 Rp 576,4 triliun

Pergerakan Rupiah Menanti Hasil RDG BI
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Pergerakan Rupiah Menanti Hasil RDG BI

Investor kembali risk on ke emerging market, terlihat dari yield SBN yang turun setelah data ketenagakerjaan dan inflasi AS melemah

Meski Dolar Melemah, Valuta Asia Masih Sulit Terangkat
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Meski Dolar Melemah, Valuta Asia Masih Sulit Terangkat

Indeks dolar AS diperdagangkan di kisaran 99,5 pada Selasa (18/8), atau bertahan di dekat level terendah dalam dua bulan terakhir

Melihat Prospek Saham HMSP
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:07 WIB

Melihat Prospek Saham HMSP

Salah satu katalis utama bagi emiten rokok, berasal dari kebijakan pemerintah yang memastikan tidak menaikkan tarif cukai rokok 2027.

Kurs Garuda Berisiko Meleset dari Asumsi
| Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Kurs Garuda Berisiko Meleset dari Asumsi

Asumsi kurs rupiah di RAPBN 2027 berisiko meleset akibat tekanan global dan kebutuhan valas.             

INDEKS BERITA

Terpopuler