Bursa Beijing Mulai Beroperasi, Saham-Saham IPO Beterbangan

Senin, 15 November 2021 | 12:38 WIB
Bursa Beijing Mulai Beroperasi, Saham-Saham IPO Beterbangan
[ILUSTRASI. Logo Beijing Stock Exchange, 12 November 2021. REUTERS/Florence Lo/Illustration]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Bursa Efek Beijing China, Senin (15/11), memulai perdagangan dengan meriah. Saham-saham dari 10 emiten yang baru-baru ini melakukan penawaran umum perdana (IPO) di bursa baru itu, melonjak enam kali lipat, hingga memicu penghentian perdagangan.

Sebanyak 81 saham mulai diperdagangkan pada peluncuran resmi bursa itu. Pengoperasian bursa hanya membutuhkan waktu dua bulan, terhitung sejak Presiden China Xi Jinping mengumumkan rencana pembentukan bursa yang dirancang untuk melayani usaha kecil dan menengah (UKM).

Sebanyak 71 saham lain membukukan kinerja yang beragam. Catatan saja, 71 saham ini merupakan saham-saham yang dipindahkan dari “Select Tier” di "New Third Board," yang merupakan over-the-counter di Beijing.

China telah meningkatkan dukungan untuk UKM sebagai bagian dari visi Xi tentang "kemakmuran bersama" yang bertujuan mengurangi kesenjangan kekayaan.

Baca Juga: Output industri China naik, penjualan ritel kalahkan ekspetasi

“Ini adalah tonggak lain dalam reformasi dan pengembangan pasar modal China,” kata Yi Huiman, ketua Komisi Pengaturan Sekuritas China (CSRC).

“Ini penting dalam meningkatkan pasar modal berlapis-lapis, meningkatkan sistem pembiayaan untuk UKM dan mendorong inovasi dan meningkatkan ekonomi China,” imbuh dia

Bursa baru di Beijing itu melengkapi bursa yang sudah ada di China, yaitu bursa di Shanghai dan bursa di Shenzhen.

Lebih dari 4 juta investor telah membuka rekening untuk berdagang di Bursa Efek Beijing, yang mengadopsi mekanisme IPO berbasis pendaftaran.

Sistem IPO semacam itu juga diadopsi oleh ChiNext di Shenzhen dan STAR Market yang berfokus pada emiten teknologi di Shanghai.

Selanjutnya: Kejar Yield, Industri Asuransi Global Perbesar Alokasi Investasi di Private Market

 

Bagikan

Berita Terbaru

Harga Aluminium Melonjak, Siapa Pemenangnya?
| Rabu, 01 April 2026 | 17:51 WIB

Harga Aluminium Melonjak, Siapa Pemenangnya?

Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah memberikan dorongan terhadap lonjakan harga aluminium global.

Harga Emas Turun Saat Musim Mudik, Inflasi Tahunan Maret 2026 Mencapai 3,48%
| Rabu, 01 April 2026 | 12:50 WIB

Harga Emas Turun Saat Musim Mudik, Inflasi Tahunan Maret 2026 Mencapai 3,48%

Emas perhiasan mengalami deflasi 1,17% MtM setelah 30 bulan inflasi. Fenomena langka ini ikut menekan inflasi Maret 2026.

Surplus Neraca Dagang Menyempit di Awal 2026, Defisit Migas Makin Menekan
| Rabu, 01 April 2026 | 12:35 WIB

Surplus Neraca Dagang Menyempit di Awal 2026, Defisit Migas Makin Menekan

Indonesia catat surplus dagang 70 bulan berturut-turut hingga Februari 2026. Namun, lonjakan impor jadi sinyal tekanan baru. Pahami dampaknya!

Dianggap tak Berdasar, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7% Pemerintah Kelewat Pede
| Rabu, 01 April 2026 | 09:45 WIB

Dianggap tak Berdasar, Target Pertumbuhan Ekonomi 5,7% Pemerintah Kelewat Pede

Dalam sepuluh tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan ekonomi pada kuartal yang beririsan dengan momen Lebaran hanya berkisar di 4,27% YoY.

Margin Terancam Harga CPO & Kemasan, Simak Prospek & Rekomendasi Saham Mayora (MYOR)
| Rabu, 01 April 2026 | 08:35 WIB

Margin Terancam Harga CPO & Kemasan, Simak Prospek & Rekomendasi Saham Mayora (MYOR)

MYOR mencetak gross profit margin (GPM) 22,0% sepanjang tahun 2025, lebih rendah ketimbang pencapaian di 2024. 

Saham AGII Cetak Rekor ATH Baru, Simak Prediksi Harga dan Rencana Bisnis 2026
| Rabu, 01 April 2026 | 08:00 WIB

Saham AGII Cetak Rekor ATH Baru, Simak Prediksi Harga dan Rencana Bisnis 2026

AGII mengoperasikan dua fasilitas produksi di Batam, yakni liquefaction plant pada Oktober 2025 serta nitrogen plant pada awal Desember 2025.

Efek Mudik Lebaran Tak Lagi Ampuh, Saham JSMR Malah Tertekan Kinerja dan Suku Bunga
| Rabu, 01 April 2026 | 07:40 WIB

Efek Mudik Lebaran Tak Lagi Ampuh, Saham JSMR Malah Tertekan Kinerja dan Suku Bunga

Model bisnis jalan tol yang dijalankan JSMR tergolong sangat sensitif terhadap fluktuasi daya beli masyarakat dan beban biaya modal.

Profitabilitas GOTO Makin Dekat, Fintech Jadi Kunci Utama?
| Rabu, 01 April 2026 | 07:35 WIB

Profitabilitas GOTO Makin Dekat, Fintech Jadi Kunci Utama?

Pencapaian EBITDA GOTO di 2025 lampaui ekspektasi. Analis ungkap strategi dan segmen pendorong utama. Cek rekomendasi sahamnya

Trio Saham ADRO, AADI, dan ADMR Membara, Ditopang Konflik Geopolitik & Harga Batubara
| Rabu, 01 April 2026 | 07:30 WIB

Trio Saham ADRO, AADI, dan ADMR Membara, Ditopang Konflik Geopolitik & Harga Batubara

Koreksi pada perdagangan terakhir bulan Maret masih tergolong wajar mengingat sebelumnya ADRO, AADI, dan ADMR sudah melaju kencang.

Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Net Sell Jumbo, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 01 April 2026 | 07:07 WIB

Rupiah Terburuk Sepanjang Sejarah, Net Sell Jumbo, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Apalagi kurs rupiah di pasar spot mencatatkan rekor terlemah sepanjang sejarah, tutup di Rp 17.041 per dolar Amerika Serikat.

INDEKS BERITA

Terpopuler