BWPT Masuki Fase Turnaround Neraca, Deleveraging Jadi Katalis Revaluasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) tak henti menggeber agenda pembenahan neraca dan operasional. Langkah transformasi ini dinilai para analis telah mengubah wajah perseroan, tidak lagi sekadar emiten yang bergantung pada siklus harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) melainkan bertransformasi menjadi cerita pemulihan fundamental (turnaround story) yang menjanjikan revaluasi aset di jangka menengah.
Dalam risetnya yang dipublikasikan Kamis (15/1), Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Juan Harahap membedah posisi BWPT yang kini tengah berada di fase krusial perbaikan neraca (balance sheet repair). Manajemen baru BWPT memasang target ambisius untuk memangkas utang berbunga (interest-bearing debt) dari kisaran Rp 4,4 triliun pada 2024 menjadi Rp 2,9 triliun pada tahun 2027.
