Cara Mengajukan Penghapusan NPWP Pribadi Karena Gaji di Bawah PTKP

Sabtu, 10 April 2021 | 14:50 WIB
Cara Mengajukan Penghapusan NPWP Pribadi Karena Gaji di Bawah PTKP
[]
Reporter: Sumber: Tabloid Kontan | Editor: Hendrika

KONTAN.CO.ID -

PERTANYAAN:

Saya, karyawan swasta, yang punya gaji di bawah PTKP. Tiap kali pelaporan SPT Tahunan PPh laporan selalu nihil. Apakah saya bisa ajukan pencabutan NPWP? Bagaimana caranya? Terimakasih.

Gunawan,Jakarta

 

JAWABAN:

TERIMAKASIH. Penghapusan NPWP dilakukan terhadap Wajib Pajak yang sudah tidak memenuhi persyaratan subjektif dan/atau objektif sesuai perundang-undangan di bidang perpajakan. Hal ini sesuai Pasal 2 ayat (6) UU Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (UU KUP).

Untuk penghapusan NPWP WP orang pribadi yang berstatus sebagai pengurus, komisaris, pemegang saham atau pemilik, dan pegawai punya NPWP dan penghasilan netonya tidak melebihi PTKP bisa mengajukan penghapusan NPWP Pribadinya. Hal ini berdasar Pasal 34 ayat (2) huruf c Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-04/PJ/2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Administrasi Nomor POkok Wajib Pajak, Sertifikat Elektronik, dan Pengukuhan PKP.

Caranya mengajukan Permohonan penghapusan NPWP, bisa dilakukan secara elektronik atau tertulis, dilampiri dokumen pendukung yang menunjukkan keadaan sebenarnya. Permohonan penghapusan NPWP bisa diajukan oleh WP yang bersangkutan, atau kuasa WP. Permohonan penghapusan NPWP secara elektronik dilakukan dengan:

a. mengisi dan menyampaikan Formulir Penghapusan NPWP dan

b. upload salinan dokumen pendukung,

Permohonan penghapusan NPWP secara tertulis dapat disampaikan:

a. secara langsung ke KPP tempat WP terdaftar atau KP2KP; atau

b. melalui pos dengan bukti pengiriman surat atau perusahaan jasa ekspedisi atau kurir dengan bukti pengiriman surat ke KPP.

Berdasarkan permohonan tadi, Kepala KPP menerbitkan bukti penerimaan elektronik (BPE) atau tanda terima permohonan. Untuk dokumen pendukung yang menyatakan bahwa WP orang pribadi yang berstatus pegawai dengan NPWP dan penghasilan netonya tidak melebihi PTKP, bisa dilampirkan bukti pemotongan pajak dari perusahaan yang menyatakan penghasilan neto di bawah PTKP.

Selanjutnya, Kepala KPP melakukan Pemeriksaan terhadap pemenuhan persyaratan subjektif dan/atau objektif Wajib Pajak. Selain itu, penghapusan NPWP dilakukan jika WP:

a. tidak punya utang pajak, atau punya utang pajak namun:

1. penagihannya telah daluwarsa; dan/atau

2. utang dimiliki oleh:

a) WP yang telah meninggal dunia dan tidak meninggalkan warisan; atau

b)WP tidak mempunyai harta kekayaan;

b.tidak sedang dilakukan tindakan:

1. pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan;

2. pemeriksaan bukti permulaan;

3. penyidikan tindak pidana perpajakan;

4. penuntutan tindak pidana perpajakan;

Tahap selanjutnya, Kepala KPP memberi keputusan berupa menerima permohonan WP dengan menerbitkan Surat Keputusan Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak, apabila Wajib Pajak memenuhi ketentuan.

Atau bisa menolak permohonan WP, dengan menerbitkan Surat Penolakan Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak, dalam hal Wajib Pajak tidak memenuhi ketentuan yang telah disebutkan di atas. Misalnya, masih punya utang pajak.

Adapun Kepala KPP menerbitkan keputusan paling lama 6 (enam) bulan setelah penerbitan BPE, untuk permohonan penghapusan NPWP oleh Wajib Pajak orang pribadi. Apabila Kepala KPP tidak menerbitkan keputusan dalam jangka waktu 6 bulan itu, permohonan Wajib Pajak dianggap dikabulkan dan Kepala KPP harus menerbitkan Surat Keputusan Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak paling lama 1 (satu) bulan setelah jangka waktu penerbitan keputusan berakhir.

Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat.

Bagikan

Berita Terbaru

Suku Bunga Bertahan di Level Tinggi, Harga Bitcoin Jadi Tak Bertaji
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Suku Bunga Bertahan di Level Tinggi, Harga Bitcoin Jadi Tak Bertaji

Pada Kamis (29/10) pukul 20.02 WIB, harga BTC bertengger di kisaran US$ 80.077, melemah -0,69% secara harian dan -1,91% dalam sepekan. 

Dibayangi Krisis Kepercayaan, IHSG Masih Rentan Terkoreksi
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Dibayangi Krisis Kepercayaan, IHSG Masih Rentan Terkoreksi

Secara teknikal, IHSG kini berada di posisi rentan. Area 4.980 menjadi support penting yang perlu dipertahankan. 

Kinerja Emiten Grup Astra Tidak Merata Hingga Kuartal III-2026
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:13 WIB

Kinerja Emiten Grup Astra Tidak Merata Hingga Kuartal III-2026

 ASII mengalami tekanan di bisnis pertambangan dan alat berat serta beban non-berulang. Sementara UNTR terdampak pelemahan bisnis batubara.

Bank Pecut Kredit Agar Bisnis Tak Menciut
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:01 WIB

Bank Pecut Kredit Agar Bisnis Tak Menciut

Bank membidik pertumbuhan kredit hingga akhir 2026 dengan mengandalkan kredit korporasi.                

Bank Tetap Jaga Pencadangan Kredit
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Bank Tetap Jaga Pencadangan Kredit

Saat beberapa bank mulai menekan biaya risiko kredit, sebagian bank yang lain justru harus menambah pencadangan.

Laba Bank Swasta Melambat
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:53 WIB

Laba Bank Swasta Melambat

Hingga kuartal III-2026, sejumlah bank masih menghadapi tekanan pendapatan bunga, sehingga penghematan biaya dana belum cukup mengerek keuntungan.

Yield Obligasi Korporasi Dibayangi SBN
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Yield Obligasi Korporasi Dibayangi SBN

Stabilitas rupiah, arus modal dan yield SBN jadi penentu tren imbal hasil obligasi korporasi ke depannya

Membenahi Tata Kelola Lingkungan Korporasi
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:18 WIB

Membenahi Tata Kelola Lingkungan Korporasi

Pemerintah Singapura memanggil10 perusahaan yang diduga terkait karhutla di Indonesia yang menyebabkan kabut asap lintas negara.

Uji Efisiensi MBG
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Uji Efisiensi MBG

Di tengah tekanan fiskal, pemerintah juga perlu mengevaluasi belanja administratif kementerian dan lembaga yang kurang produktif.

Kinerja AKR Corpindo Tbk (AKRA) Ditopang JIIPE dan Lini Distribusi
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kinerja AKR Corpindo Tbk (AKRA) Ditopang JIIPE dan Lini Distribusi

Pemulihan margin bisnis distribusi di kuartal III-2026 memperkuat prospek pertumbuhan kinerja PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 

INDEKS BERITA

Terpopuler