CSAP Mengincar Penjualan Rp 15 Triliun di Akhir 2022

Jumat, 11 Februari 2022 | 08:15 WIB
CSAP Mengincar Penjualan  Rp 15 Triliun di Akhir 2022
[ILUSTRASI. ki-ka: Rully Diyantino, GM Operational Mitra10, Erick Koswara, GM Markom Mitra10 sedang berbincang-bincang dengan pelanggan & karyawan Mitra10 seusai peresmian Mitra10 Pekanbaru.]
Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) masih percaya diri bisa menumbuhkan kinerja keuangan sembari melanjutkan ekspansi. Emiten yang bergerak di bidang usaha distribusi dan ritel modern bahan bangunan ini mengincar penjualan hingga Rp 15 triliun sepanjang tahun ini.

Corporate Secretary Catur Sentosa Adiprana Idrus Widjajakusuma menyampaikan, dengan target penjualan tersebut, CSAP memperkirakan bisa meraih laba bersih sebesar Rp 220 miliar. Jika menengok laporan keuangan tahun 2021 yang sedang diaudit, manajemen CSAP menyebut, target laba tadi lebih tinggi sekitar 18% dibanding tahun lalu. Sedangkan penjualan ditaksir bisa lebih tinggi sekitar 11% dari realisasi di 2021.

Kenaikan target kinerja bisnis ini dibarengi dengan strategi ekspansi pada segmen ritel modern. CSAP berencana membuka tiga sampai empat toko baru Mitra10, termasuk dengan melakukan remodeling empat toko yang telah ada. Dari target tersebut, satu toko baru Mitra10 sudah dibuka di Pekanbaru pada 20 Januari lalu.

Selain itu, CSAP juga berupaya meningkatkan kontribusi private brand, serta menambahkan produk home applicance. "Kami juga meningkatkan efisiensi pada biaya operasi dan menambahkan aktivitas pemasaran untuk menaikkan lalulintas toko," jelas Idrus, kemarin.

Selanjutnya pada segmen distribusi bahan bangunan, CSAP berencana mengembangkan network coverage sebanyak 5 depo di area Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Perusahaan ini juga akan mengeksplorasi sistem transportasi untuk menunjang kegiatan rantai pasok dan menekan  biaya transportasi.

CSAP juga meningkatkan efisiensi rantai pasok. Selain itu, sistem digitalisasi terkait dengan informasi dan layanan konsumen juga akan ditingkatkan.

Guna memuluskan rencana kerja tahun ini, CSAP mengalokasikan belanja modal (capex) sekitar Rp 600 miliar. Sebanyak 80% dari anggaran tersebut akan dipakai untuk pengembangan segmen ritel modern di Mitra10 dan Atria.

Sedangkan 20% lainnya dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan di segmen distribusi. "Dananya untuk ekspansi gudang, renovasi, peremajaan kendaraan, peralatan dan teknologi," terang Idrus.

Kemarin, saham CSAP ditutup merosot 3,77% ke level Rp 510 per saham. Meski begitu, harga CSAP masih naik 4,08% secara year to date.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Menteri Keuangan di Antara Dua Tuan
| Jumat, 18 September 2026 | 10:15 WIB

Menteri Keuangan di Antara Dua Tuan

Negara jangan sampai terperosok pada ambisi untuk terlihat kuat sehingga koreksi dianggap sebagai kelemahan.

The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan, Bagaimana Dampaknya ke Pasar SBN?
| Jumat, 18 September 2026 | 10:00 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan, Bagaimana Dampaknya ke Pasar SBN?

Kenaikan The Fed lebih mungkin menghasilkan imbal hasil SBN yang tetap tinggi dan bergejolak, bukan otomatis menyebabkan penjualan besar-besaran.

Insiden KM Virgo
| Jumat, 18 September 2026 | 09:28 WIB

Insiden KM Virgo

Rantai pengawasan dari pemilik kapal, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), hingga Syahbandar atau KSOP perlu diperiksa menyeluruh.

Menjaring Peluang dari Saham LQ45 yang Masih Murah
| Jumat, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Menjaring Peluang dari Saham LQ45 yang Masih Murah

Investor dapat melakukan akumulasi selektif di saham-saham Indeks LQ45 yang memiliki price to earning ratio (PER) rendah

Pembangunan Kabel Laut 8.000 Km Jadi Katalis, Harga EXCL bisa ke Rp 3.600 per Saham?
| Jumat, 18 September 2026 | 07:55 WIB

Pembangunan Kabel Laut 8.000 Km Jadi Katalis, Harga EXCL bisa ke Rp 3.600 per Saham?

Investor perlu mencermati realisasi sinergi merger, pertumbuhan ARPU dan trafik data, efisiensi biaya, serta perkembangan capex dan leverage.

Setelah Anjlok 6.21% Dalam Sepekan, Saham MDKA Mulai Rebound
| Jumat, 18 September 2026 | 07:33 WIB

Setelah Anjlok 6.21% Dalam Sepekan, Saham MDKA Mulai Rebound

Analis mengatakan bahwa penguatan MDKA ke Rp 2.870 memperlihatkan adanya technical rebound pasca tekanan yang cukup dalam dialami oleh perseroan.

Harga Emas Spot Rebound Usai Keputusan Kenaikan Bunga The Fed, Simak Prediksinya
| Jumat, 18 September 2026 | 07:29 WIB

Harga Emas Spot Rebound Usai Keputusan Kenaikan Bunga The Fed, Simak Prediksinya

Pergerakan emas akan sangat ditentukan sejumlah faktor, mulai dari data inflasi AS, arah suku bunga, hingga dinamika geopolitik.

INET Akuisisi 60% Saham Sarana Global Indonesia
| Jumat, 18 September 2026 | 07:20 WIB

INET Akuisisi 60% Saham Sarana Global Indonesia

Transaksi akuisisi PT Sarana Global Indonesia (SGI) telah dituntaskan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) pada 15 September 2026.

Melanggar Ketentuan Pasar Modal, BNBR dan ROTI Kena Sanksi OJK
| Jumat, 18 September 2026 | 07:16 WIB

Melanggar Ketentuan Pasar Modal, BNBR dan ROTI Kena Sanksi OJK

Pelanggaran pasar modal yang dilakukan kedua emiten konglomerasi tersebut terkait transaksi material dan penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP). ​

The Fed Mengerek Bunga Acuan dan Rupiah Tembus Rp17.700, Ini Risiko bagi IHSG
| Jumat, 18 September 2026 | 07:11 WIB

The Fed Mengerek Bunga Acuan dan Rupiah Tembus Rp17.700, Ini Risiko bagi IHSG

Investor domestik belum tentu mampu sepenuhnya menahan IHSG jika tekanan terkonsentrasi pada saham-saham dengan bobot besar di indeks.

INDEKS BERITA

Terpopuler