Dari Bantalan ke Mesin Devisa
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sektor eksternal Indonesia masih memperlihatkan ketahanan yang cukup meyakinkan. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 mencapai US$ 146,5 miliar, meningkat dari US$ 145,3 miliar pada Juli dan setara sekitar 5,4 bulan impor. Neraca perdagangan juga kembali surplus pada Juli, sementara struktur utang luar negeri relatif sehat. Dari permukaan, bantalan eksternal Indonesia tampak masih kokoh.
Namun, ketebalan cadangan devisa tidak menceritakan seluruh kondisi sektor eksternal. Di balik bantalan tersebut, sejumlah indikator menunjukkan tekanan yang perlu dicermati. Defisit transaksi berjalan melebar, surplus perdagangan menipis, impor tumbuh jauh lebih cepat daripada ekspor, sementara kebutuhan devisa untuk impor migas tetap besar. Pertanyaannya bukan hanya seberapa tebal cadangan devisa, tetapi seberapa kuat perekonomian mampu terus menghasilkannya.
