Data Center Mengisi Lahan Industri Jakarta
JAKARTA. Ekspansi bisnis pusat data (data center) mulai menjadi sumber permintaan baru bagi pasar lahan industri di Jabodetabek. Berdasarkan laporan Jakarta Property Market Insight Q3 2026 yang dirilis Leads Property, penyerapan lahan industri di Jabodetabek mencapai sekitar 130,6 hektare pada kuartal III-2026, termasuk untuk kebutuhan pusat data.
Associate Director Research & Consultancy Department Leads Property Martin Samuel Hutapea mengatakan, permintaan lahan terutama berasal dari sektor manufaktur, khususnya industri serat optik dan baja. Selain itu, sektor pusat data mulai mencuri perhatian. "Data center muncul sebagai salah satu kontributor signifikan, dengan sejumlah kawasan industri mencatat transaksi dari sektor ini," kata dia dalam laporannya, Selasa (3/11).
