Daya Beli Layu, Sektor Properti Loyo
JAKARTA. Mayoritas emiten properti mencatatkan kinerja keuangan lesu hingga kuartal III-2026. Pemicunya adalah, sejumlah masalah struktural yang terjadi di industri properti.
Tengok saja PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan penurunan pendapatan 13,93% year-on-year (yoy) menjadi Rp 7,54 triliun per kuartal III-2026. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk BSDE juga merosot 38,05% yoy menjadi Rp 844,70 miliar.
