Defisit Transaksi Berjalan Berisiko Makin Menganga
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menipisnya surplus neraca dagang Indonesia mulai memunculkan kekhawatiran terhadap ketahanan eksternal perekonomian nasional. Jika tren pertumbuhan impor yang lebih cepat dibandingkan ekspor terus berlanjut, defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) bisa makin lebar.
Sebagai catatan, CAD telah melebar pada kuartal pertama 2026. Sepanjang Januari hingga Maret lalu, defisit transaksi berjalan mencapai US$ 4,01 miliar. Nilai itu setara dengan 1,1% dari total produk domestik bruto (PDB). Nilai defisit transaksi berjalan pada kuartal I tahun ini merupakan yang tertinggi sejak 2019.
