Dilarang Ekspor, Bayan Resources (BYAN) Kehilangan Pendapatan US$ 260 Juta

Senin, 17 Januari 2022 | 13:38 WIB
Dilarang Ekspor, Bayan Resources (BYAN) Kehilangan Pendapatan US$ 260 Juta
[ILUSTRASI. Bayan Resources (BYAN) mengumumkan keadaan kahar kepada pembelinya akibat kebijakan larangan ekspor batubara.]
Reporter: Herry Prasetyo | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten batubara  PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengumumkan force majeure alias keadaan kahar kepada para pembelinya. 

Perusahaan milik konglomerat Low Tuck Kwong itu bahkan mengaku kehilangan pendapatan hingga US$ 260 juta pada bulan Januari 2022 ini lantaran tidak dapat memenuhi kewajiban pengiriman batubara sesuai kontrak. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Cadangan Devisa Naik Tipis ke Level US$ 146 Miliar
| Jumat, 04 September 2026 | 08:14 WIB

Cadangan Devisa Naik Tipis ke Level US$ 146 Miliar

Posisi cadangan tersebut masih cukup terjaga, salah satunya karena adanya arus modal masuk (inflow) dari investasi portofolio

Pemerintah Tanggung PPh atas Bunga SBN Valas
| Jumat, 04 September 2026 | 08:07 WIB

Pemerintah Tanggung PPh atas Bunga SBN Valas

Kebijakan ini sekaligus memberi fasilitas terhadap DHE SDA yang ditempatkan di dalam negeri         

Belum di Fase Turnaround, Lonjakan Laba Bersih SMGR Lebih Karena Low-Base Effect
| Jumat, 04 September 2026 | 08:04 WIB

Belum di Fase Turnaround, Lonjakan Laba Bersih SMGR Lebih Karena Low-Base Effect

Keberlanjutan pemulihan bergantung pada permintaan semen domestik, stabilitas harga jual, serta kemampuan mempertahankan disiplin efisiensi.

Jababeka (KIJA) Melihat Peluang Pasar Properti untuk Usaha
| Jumat, 04 September 2026 | 07:53 WIB

Jababeka (KIJA) Melihat Peluang Pasar Properti untuk Usaha

Produk yang dikembangkan Jababeka Bizpark, bangunan multiguna yang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1,65 miliar.

Menyoroti Penyebab Volatilitas Tajam Saham SQMI, Melesat Hingga ARA Lalu Terkena UMA
| Jumat, 04 September 2026 | 07:45 WIB

Menyoroti Penyebab Volatilitas Tajam Saham SQMI, Melesat Hingga ARA Lalu Terkena UMA

PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) dikomandani nakhoda baru yang punya pengalaman panjang di dunia keuangan.

Harga Ayam Menguat, JPFA Jadi Pilihan Utama di Tengah Risiko Oversupply 2027
| Jumat, 04 September 2026 | 07:32 WIB

Harga Ayam Menguat, JPFA Jadi Pilihan Utama di Tengah Risiko Oversupply 2027

Dalam jangka menengah, tambahan kapasitas DOC dapat meningkatkan risiko kelebihan pasokan pada 2027–2028 dan menekan harga broiler.

Inflasi Naik, Harga Komoditas Melonjak: Saham Consumer Mana yang Menarik?
| Jumat, 04 September 2026 | 07:15 WIB

Inflasi Naik, Harga Komoditas Melonjak: Saham Consumer Mana yang Menarik?

Produk-produk dengan permintaan struktural memiliki daya tahan yang berbeda dibandingkan produk yang konsumsinya mudah ditunda.

Harga Tiket Pesawat Siap Terbang di Momen Nataru
| Jumat, 04 September 2026 | 07:11 WIB

Harga Tiket Pesawat Siap Terbang di Momen Nataru

Dampak kenaikan fuel surcharge secara penuh akan terlihat pada harga tiket untuk periode perjalanan Desember, termasuk momentum libur Nataru.

Membumikan Produk Perbankan Syariah
| Jumat, 04 September 2026 | 07:10 WIB

Membumikan Produk Perbankan Syariah

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus segera hadir untuk bisa membumikan produk perbankan syariah.​

Tata Kelola BBM
| Jumat, 04 September 2026 | 07:00 WIB

Tata Kelola BBM

Indonesia harus berani membenahi tata kelola BBM berkaca dari Malaysia yang bisa membuat harga BBM lebih murah dari kita.

INDEKS BERITA

Terpopuler