Dimulai Hari Ini, DPR RI Minta Masukan Masyarakat untuk 75 Nama Calon Anggota BPK RI

Rabu, 10 Juli 2024 | 11:57 WIB
Dimulai Hari Ini, DPR RI Minta Masukan Masyarakat untuk 75 Nama Calon Anggota BPK RI
[ILUSTRASI. Terdakwa kasus korupsi proyek BTS 4G pada Bakti Kominfo Achsanul Qosasi, mantan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berjalan keluar usai mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Komisi XI DPR RI tengah menyeleksi anggota BPK. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.]
Reporter: Bidara Pink | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sudah menentukan nama calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI). 

Ketua Komisi XI DPR RI Kahar Muzakir mengatakan, pihaknya sudah mengantongi 75 nama calon anggota BPK RI. Nama-nama tersebut akan mengikuti pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). 

Dari 75 nama tersebut, nantinya wakil rakyat harus menyaring untuk kemudian memilih ilma orang saja yang akan menjadi anggota BPK RI. Kemudian, lima nama tersebut akan dilaporkan dan ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI. 

Nah, merujuk pada Pasal 14 Ayat (3) Undang-Undang (UU) No. 15 Tahun 2006 yang menyatakan bahwa calon anggota BPK Ri diumumkan oleh DPR RI kepada publik untuk memperoleh masukan dari masyarakat, maka Kahar membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberi masukan. 

“Dalam memenuhi transparansi publik, maka Komisi XI DPR Ri memerlukan masukan dari masyarakat. Masukan dari masyarakat tersebut dapat disampaikan kepada Sekretariat Komisi XI DPR RI,” tulis Kahar dalam keterangannya, Selasa (9/7). 

Masukan dari masyarakat bisa disampaikan mulai tanggal 10 Juli 2024 hingga 19 Juli 2024, dan dimulai pukul 09,00 WIB hingga 15.00 WIB. 

Sekretariat Komisi XI DPR RI berada di Gedung Nusantara I Lantai 1, Jl. Jendral Gatoto Subroto, Jakarta, 10270. Dengan Fax di nomor 021 5756027, serta alamat surat elektronik (e-mail) di set_komisi11@dpr.go.id

Baca Juga: Kinerja INCO Tertekan di Awal Tahun, Begini Proyeksi Kinerja dan Rekomendasi Sahamnya

Adapun 75 nama tersebut adalah:

  1. Blucer W. Rajagukguk
  2. Eva Yuliana
  3. Mukhamad Misbakhun
  4. Budi Santoso
  5. Erryl Prima Putera Agoes
  6. Reza Ronaldo
  7. Thomas Pentury
  8. Arief Wicaksono Cahyadi
  9. Hendrik H. Sitompul
  10. Andry Prihandono
  11. Afif Hasbullah
  12. Mohammad Supriyadi
  13. Mulfachri Harahap
  14. Jon Erizal
  15. Daniel Lumban Tobing
  16. Izhari Mawardi
  17. Mudrajad Kuncoro
  18. Hadri Kusuma
  19. I Dewa Made Tirta Meirsha
  20. Akhsanul Khaq
  21. Yuli Kristiyono
  22. Lusiana Herawati
  23. Marwan Idris
  24. Bobby Adhityo Rizaldi
  25. Chandra Wijaya
  26. Dumoly Freddy Pardede
  27. Armen Mesta
  28. Agung Nur Probohudono
  29. Bambang Prijambodo
  30. Agus Puruhitaarga Purnomo Widodo
  31. Rachmat M Purba
  32. Hendra Susanto
  33. Budi Prijono
  34. Charles Panji Dewanto
  35. Indra Krisna
  36. Nehseh Bangun
  37. Dadang Suwanda
  38. R. Aryo Bilowo
  39. Salamat Simanullang
  40. Fathan
  41. Hasbi Anshory
  42. Harry Z. Soeratin
  43. Tamsil Ainnur Rizal
  44. Muhammad Syarkawi Rauf
  45. Haris Sarwoko
  46. Basyiruddin Nur
  47. Istianingsih
  48. Slamet Soedarsono
  49. Julizar Idris
  50. Sidharta Wisnu Wardhana
  51. H. Hadi Purnomo
  52. Wahyu Gunarto
  53. A. Muh. Yuslim Patawari
  54. H. Akhmad Muqowam
  55. Bonardo Pardomuan Hasiholan Sinaga
  56. Bunyamin
  57. Tri Endah Wahyuningsih
  58. Roziqin
  59. I B Putu Anom Redhi
  60. Paulinus Ari Purbowo
  61. H. Abdul Rouf
  62. Yoyo Arifardhani
  63. Andri Yuda Siahaan
  64. Astilda Sinabutar
  65. Gelly Susantry
  66. H. Wahyu Sanjaya
  67. Endah Sricahyani Sucipto
  68. Laode Nusriadi,
  69. Oktavianto Hernawan
  70. Posma Sariguna Johnson Kennedy
  71. Ahmad Adib Susilo
  72. Load Muhamad Syarif
  73. Zaini Rahman
  74. Yves S. Palambang
  75. Gunawan Setiyaji

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Performa Kompas100 Paling Moncer & Masih Punya Tenaga, LQ45 dan IDX30 Tertinggal Jauh
| Senin, 19 Januari 2026 | 12:57 WIB

Performa Kompas100 Paling Moncer & Masih Punya Tenaga, LQ45 dan IDX30 Tertinggal Jauh

Hingga pertengahan Januari 2026, pergerakan saham-saham unggulan di Indeks Kompas100 masih menunjukkan sinyal positif.

Guncangan Trump Jilid II: Antara Perang Dagang, Operasi Militer, dan Nasib Ekonomi RI
| Senin, 19 Januari 2026 | 09:43 WIB

Guncangan Trump Jilid II: Antara Perang Dagang, Operasi Militer, dan Nasib Ekonomi RI

Produsen lokal RI semakin tergencet oleh banjir barang murah dari Tiongkok, mulai dari tekstil (TPT), besi baja, hingga kendaraan listrik (EV).

Harga Perak Menggila! Sempat Anjlok Lalu Melawan ke US$ 93,92, Bakal Kemana Lagi?
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:45 WIB

Harga Perak Menggila! Sempat Anjlok Lalu Melawan ke US$ 93,92, Bakal Kemana Lagi?

Harga perak diprediksi bakal mencari level keseimbangan baru yang lebih tinggi akibat keterbatasan pasokan.

Danantara Tumpuan Realisasi Investasi
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:38 WIB

Danantara Tumpuan Realisasi Investasi

Ivestasi masih akan sangat ditentukan oleh faktor kepastian kebijakan dan eksekusi proyek di lapangan.

Pengangguran Jadi Risiko Utama Perekonomian RI
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:30 WIB

Pengangguran Jadi Risiko Utama Perekonomian RI

Bonus demografi belum diimbangi penciptaan lapangan kerja berkualitas mengancam ekonomi             

Normalisasi Diskon Dimulai, Sektor Otomotif Masuk Fase Penyesuaian di 2026
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:28 WIB

Normalisasi Diskon Dimulai, Sektor Otomotif Masuk Fase Penyesuaian di 2026

Diskon besar-besaran membuat penjualan mobil roda empat (4W) secara wholesale pada Desember 2025 melesat 27% secara bulanan.

IHSG Rekor, Rupiah Makin Loyo Dekati Rp 17.000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:19 WIB

IHSG Rekor, Rupiah Makin Loyo Dekati Rp 17.000, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada Kamis (15/1), kurs rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) melemah semakin mendekati Rp 17.000, tepatnya ke Rp 16.880. 

Ekonomi RI Merana Saat Macan Asia Menyala
| Senin, 19 Januari 2026 | 08:01 WIB

Ekonomi RI Merana Saat Macan Asia Menyala

Malaysia, Singapura, dan Vietnam mencetak pertumbuhan ekonomi solid di 2025. Temukan pendorong utama yang membuat mereka jadi magnet investasi.

BWPT Masuki Fase Turnaround Neraca, Deleveraging Jadi Katalis Revaluasi
| Senin, 19 Januari 2026 | 07:54 WIB

BWPT Masuki Fase Turnaround Neraca, Deleveraging Jadi Katalis Revaluasi

Rencana ekspansi kapasitas pabrik secara bertahap hingga 2028 diproyeksikan bakal menopang pertumbuhan volume produksi dan laba secara organik.

Harga Saham SOLA Terjungkal Usai ARA, Waktunya Serok atau Kabur?
| Senin, 19 Januari 2026 | 07:38 WIB

Harga Saham SOLA Terjungkal Usai ARA, Waktunya Serok atau Kabur?

Hingga kuartal III-2025 SOLA berhasil mencetak pertumbuhan double digit pada sisi top line maupun bottom line.

INDEKS BERITA

Terpopuler