Diskon Tarif Pesawat Menjadi Sorotan

Rabu, 24 Juli 2019 | 05:40 WIB
Diskon Tarif Pesawat Menjadi Sorotan
[]
Reporter: Amalia Fitri, Andy Dwijayanto | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketentuan diskon tarif penerbangan sebesar 50% dari tarif batas atas (TBA) untuk pesawat udara segmen low cost carrier (LCC) kembali disoal. Kali ini, penentuan kuota tiket penerbangan murah yang disorot.

Sesuai dengan kesepakatan, kuota diskon tarif tersebut akan dialokasikan 30% kursi per penerbangan. Diskon tarif tersebut berlaku khusus hari Selasa, Kamis dan Sabtu pukul 10:00-14:00. Belakangan ini, pemerintah menyangsikan distribusi tiket tersebut sudah ideal.

Anggota Ombudsman Bidang Perhubungan dan Infrastruktur, Alvin Lie, misalnya, termasuk yang mengkritisi penentuan kuota distribusi diskon tiket penerbangan. Dia mengaku aneh pemberlakuan happy hour tarif tiket udara.

Oleh karena itu, dia berharap, semua kalangan bersikap transparan terkait dengan distribusi tiket, termasuk dampak bisnis yang akan dirasakan oleh maskapai. "Tarif batas bawah (TBB) sebesar 30% dari TBA. Jika semua LCC harus menjual harga 50% lantas bagaimana mereka bisa bertahan dan mendapatkan keuntungan? Mereka tidak bisa melakukan subsidi silang karena ini," ungkap dia, Selasa (23/7).

Bayu Sutanto, Ketua Penerbangan Berjadwal INACA menjelaskan, secara ideal ada harmonisasi tarif penerbangan dan bandara. Dia berharap pemerintah perlu belajar pada negara lain yang industri penerbangannya lebih sehat. Sebab tarif diserahkan sesuai mekanisme pasar.

Sebelumnya, Citilink telah mengimplementasikan aturan tersebut lebih dulu. Sementara Lion Air berjanji segera memberlakukan diskon tarif sebesar 50%.

Sejauh ini manajemen Lion Air baru memberikan 30% diskon tarif karena terkendala penyesuaian reservasi tiket. "Untuk harga sudah turun, boleh dicek ke website ya. Untuk (kuota) data penumpang belum bisa di-share," tutup Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communication Strategic Lion Air.

Aturan diskon tiket penerbangan mulai berlaku Kamis 11 Juli 2019. Citilink dan Lion Air akan memberikan 11.626 kursi dengan tarif diskon. Perinciannya, 3.348 kursi dari 62 penerbangan Citilink, dan 8.278 kursi dari 146 penerbangan Lion Air.

Bagikan

Berita Terbaru

Indonesia Kantongi Tarif Amerika 10%
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:45 WIB

Indonesia Kantongi Tarif Amerika 10%

Indonesia memperoleh tarif perdagangan sebesar 10% untuk ekspor ke Amerika Serikat (AS) berdasarkan hasil investigasi Pasal 301 UU Perdagangan AS

Setoran Pajak Moncer, Alarm Tetap Menyala
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:31 WIB

Setoran Pajak Moncer, Alarm Tetap Menyala

Kementerian Keuangan mencatat realisasi penerimaan pajak Januari-Mei sebesar Rp 834 triliun​        

Hobi Unik Bos Logisticsplus International (LOPI): Mencuci Mobil Sendiri Saat Weekend
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:28 WIB

Hobi Unik Bos Logisticsplus International (LOPI): Mencuci Mobil Sendiri Saat Weekend

Presiden Komisaris LOPI Arfindi Batubara punya hobi tak terduga: mencuci mobil sendiri. Ada pesan penting dari ayahnya di balik kebiasaan ini.

Rupiah Anjlok dan Kemasan Mahal, Peritel Mengerek Harga Jual Produk
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:26 WIB

Rupiah Anjlok dan Kemasan Mahal, Peritel Mengerek Harga Jual Produk

Tekanan biaya produksi ini memaksa pelaku industri pangan, UMKM, hingga peritel mengerek harga jual produk agar bisa bertahan.

Pemerintah Klaim Fiskal Aman, tapi Belum Mampu Redakan Kekhawatiran
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:23 WIB

Pemerintah Klaim Fiskal Aman, tapi Belum Mampu Redakan Kekhawatiran

Realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) per Mei 2026 mengalami defisit sebesar Rp 180,4 triliun

Regulasi Tarif Baru Tiket Pesawat Segera Terbit
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:20 WIB

Regulasi Tarif Baru Tiket Pesawat Segera Terbit

Pembahasan tarif baru pesawat sudah memasuki tahap akhir dan sinkronisasi antar kementerian sebelum ditetapkan

 Kuli Bongkar Muat Jadi Konglomerat
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:14 WIB

Kuli Bongkar Muat Jadi Konglomerat

Kisah hidup dan perjalanan karier Jerry Hermawan Lo dari kerja serabutan hingga menjadi bos JHL Group

Strategi Investasi Berubah Total, Arfindi Batubara Pilih Strategi Lebih Konservatif
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:00 WIB

Strategi Investasi Berubah Total, Arfindi Batubara Pilih Strategi Lebih Konservatif

Arfindi A. Batubara, Komisaris Utama LOPI, bagikan strategi jitu capai untung dari properti. Pelajari kunci diversifikasi asetnya sekarang

Industri Manufaktur di Balik Tekanan Rupiah
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:10 WIB

Industri Manufaktur di Balik Tekanan Rupiah

Ketergantungan industri manufaktur terhadap bahan baku impor menciptakan efek domino yang mematikan.

Miskin Se-Indonesia
| Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:05 WIB

Miskin Se-Indonesia

Jika ekonomi saat ini mengandalkan belanja pemerintah bukan lagi dari konsumsi publik yang tengah loyo berarti ekonomi sedang terganggu.

INDEKS BERITA