Berita Bisnis

Divestasi 35% Hak Partisipasi Shell Mandek, Proyek Blok Masela Masih Pembebasan Lahan

Selasa, 21 Juni 2022 | 09:03 WIB
Divestasi 35% Hak Partisipasi Shell Mandek, Proyek Blok Masela Masih Pembebasan Lahan

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren harga minyak dan gas bumi yang terus menanjak membuka harapan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk memuluskan rencana on stream poyek LNG Lapangan Abadi Blok Masela pada tahun 2027. Meski demikian, saat ini proses divestasi 35% hak partisipasi atau participating interest (PI) milik Shell Upstream Overseas Services Limited (Shell) masih mandek.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto memaparkan, proyek Abadi Masela menghadapi isu ketika Shell Global mengubah portofolio bisnisnya. Di samping terus berjalannya proses divestasi ini, Inpex Corporation selaku operator tetap menjalani proses pembebasan lahan dan perizinan analisis mengenai dampak lingkungan hidup (amdal) serta persiapan lainnya. "Permasalahan utamanya adalah bagaimana segera memperoleh pengganti Shell di proyek Abadi Masela," jelas Dwi, Senin (20/6).


Baca juga