Dongkrak Kinerja, Aneka Gas (AGII) Tambah Filling Station

Selasa, 26 Maret 2019 | 07:45 WIB
Dongkrak Kinerja, Aneka Gas (AGII) Tambah Filling Station
[]
Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Gas Industri (AGII) terus berusaha meningkatkan kinerja keuangannya. Salah satu strategi mereka adalah membangun filling station baru.

Pada tahun ini, manajemen AGII berencana untuk menambah 10 filling station. Satu filling station membutuhkan investasi berkisar US$ 1 juta. Presiden Direktur PT Aneka Gas Industri Tbk, Rachmat Harsono mengatakan filling station tidak hanya dibangun di Pulau Jawa, tetapi juga luar Jawa.

Untuk luar Jawa, bisnis AGII sudah merambah wilayah Sumatra bagian Utara seperti Banda Aceh, Medan, Batam, Tebing Tinggi, Pekanbaru. Selain itu, ada wilayah Sumatra bagian Selatan seperti Jambi, Palembang dan Lampung.

AGII juga membangun fasilitas hampir di seluruh kota besar di Pulau Kalimantan dan Sulawesi seperti Balikpapan, Samarinda, Makassar, dan Gorontalo. AGII tercatat memiliki jaringan distribusi hingga Ternate.

Menurut Rachmat, potensi bisnis di luar Jawa masih cukup bagus. Tidak heran jika manajemen juga berusaha mengamankan sejumlah kontrak besar di luar Jawa. Sayangnya, Rachmat belum mau menyebutkan nilai kontrak tersebut. "Ada beberapa kontrak besar. Saat ini, belum bisa di-disclose," ujar Rachmat ke KONTAN, Senin (25/3).

Pada tahun lalu, AGII tercatat membukukan 180 kontrak dengan estimasi lebih dari Rp 200 miliar. Sekitar 75% kontrak yang telah diperoleh AGII merupakan kontrak strategis jangka panjang dengan waktu lima tahun hingga 15 tahun. Sebanyak lebih dari 60% dari 180 kontrak ini diperoleh dari sektor ritel dan medikal.

Dengan perolehan kontrak tersebut, AGII mencatat penjualan hingga kuartal III 2018 mencapai Rp 1,46 triliun atau naik 9,77% dibandingkan kuartal III 2017 sebesar Rp 1,33 triliun. Pada tahun ini AGII menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 11% serta laba bersih naik 15%.

Sementara fasilitas yang telah dimiliki AGII berupa 44 pabrik dan 99 unit filling station hingga akhir tahun 2018. Sebanyak enam di antaranya dibangun pada pada periode Januari-September 2018 di Bawen (Jawa Tengah), Pamekasan (Madura), Baturaja (Sumatra Selatan), Ajibarang (Jawa Tengah), Kaban Jahe (Sumatra Utara), dan Pematang Siantar (Sumatra Utara).

Dengan fasilitas tersebut, AGII berusaha meningkatkan utilitas hingga 70%. Sejauh ini, AGII bersama dengan Samator telah menguasai 39% pangsa pasar, terutama pangsa pasar di sektor gas medis sebesar 75%–80%.

Bagikan

Berita Terbaru

Tidak Ada Temuan Besar Emas di 2023-2024, Dukung Harga Emas Jangka Panjang
| Rabu, 11 Februari 2026 | 15:13 WIB

Tidak Ada Temuan Besar Emas di 2023-2024, Dukung Harga Emas Jangka Panjang

Tidak adanya penemuan besar emas selama dua tahun berturut-turut, yakni 2023-2024 diyakini akan mendukung harga emas ke depannya.

Volatilitas Bitcoin Turun Terhadap Emas, Mampu Jadi Aset Lindung Nilai?
| Rabu, 11 Februari 2026 | 14:00 WIB

Volatilitas Bitcoin Turun Terhadap Emas, Mampu Jadi Aset Lindung Nilai?

JPMorgan menyatakan bahwa bitcoin kini terlihat lebih menarik dibanding emas, jika dilihat dari sisi volatilitas yang disesuaikan dengan risiko.

Diam-Diam Kinerja Saham NISP Lebih Moncer dari Emiten Bank Lainnya
| Rabu, 11 Februari 2026 | 13:25 WIB

Diam-Diam Kinerja Saham NISP Lebih Moncer dari Emiten Bank Lainnya

Kekuatan inti PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) adalah laba yang tumbuh di sepanjang 2025, loan deposit ratio (LDR) di level 70,4% dan CAR 24,5%.

Prospek Cemerlang Emiten Aguan (PANI) Pasca Capaian Marketing Sales yang Sukses
| Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00 WIB

Prospek Cemerlang Emiten Aguan (PANI) Pasca Capaian Marketing Sales yang Sukses

BRI Danareksa Sekuritas menilai bahwa preferensi pasar terhadap PIK2 relatif berkelanjutan karena segmen yang disasar didominasi kelas atas.

Transformasi Bisnis Non Batubara Bikin Saham IndIka Energy (INDY) Semakin Membara
| Rabu, 11 Februari 2026 | 11:00 WIB

Transformasi Bisnis Non Batubara Bikin Saham IndIka Energy (INDY) Semakin Membara

Tak hanya kendaraan listrik, Indika Energy (INDY) juga tengah melakukan proyek konstruksi tambang emas Awak Mas di Sulawesi Selatan.

Potensi Penguatan Penjualan Jelang Lebaran
| Rabu, 11 Februari 2026 | 09:17 WIB

Potensi Penguatan Penjualan Jelang Lebaran

 Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2026 diperkirakan sebesar 228,3, lebih rendah dari Desember 2025 

Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,6% di Kuartal I-2026
| Rabu, 11 Februari 2026 | 09:01 WIB

Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,6% di Kuartal I-2026

Pertumbuhan ekonomi tiga bulan pertama tahun ini akan didorong percepatan belanja dan stimulus pemerintah

Saham Kalbe Farma (KLBF) Terkoreksi di Tengah Aksi Beli Asing dan Program Buyback
| Rabu, 11 Februari 2026 | 09:00 WIB

Saham Kalbe Farma (KLBF) Terkoreksi di Tengah Aksi Beli Asing dan Program Buyback

Lima sekuritas kompak merekomendasikan beli saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) pada awal Februari 2026 di tengah penurunan harga yang masih terjadi.

Sederet Batu Sandungan Mengerek Tax Ratio 12%
| Rabu, 11 Februari 2026 | 08:50 WIB

Sederet Batu Sandungan Mengerek Tax Ratio 12%

Untuk mencapai rasio pajak 2026, pemerintah harus tambah Rp 139 triliun dari realisasi 2025         

Merdeka Gold Resources (EMAS) Sinergikan Dua Anak Usaha di Tambang Emas Pani
| Rabu, 11 Februari 2026 | 08:24 WIB

Merdeka Gold Resources (EMAS) Sinergikan Dua Anak Usaha di Tambang Emas Pani

Dua entitas usaha PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), menjalin kerjasama pengolahan dan pemurnian atas hasil tambang senilai Rp 9,84 triliun.  ​

INDEKS BERITA

Terpopuler