DPK Naik, Deposito Valas Paling Tinggi

Senin, 08 April 2019 | 08:53 WIB
DPK Naik, Deposito Valas Paling Tinggi
[]
Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan kian membaik setelah sempat tergerus di tahun 2018. Bukan cuma mata uang rupiah, namun dalam denominasi valuta asing (valas).

Bank Indonesia (BI) dalam analisis uang beredar mencatat, per Februari 2019 lalu, total DPK valas tumbuh sebesar 8,8% secara year on year (yoy) menjadi Rp 757,2 triliun. Data ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK rupiah yang baru tumbuh 5,3% pada bulan Februari 2019 lalu. Pun, meningkat dari kenaikan DPK valas di bulan sebelumnya yang hanya naik 6,2% yoy.

Bila dirinci berdasarkan jenis, dana mahal alias deposito dalam bentuk valas naik paling tinggi menembus 15,4% yoy menjadi Rp 344 triliun. Pertumbuhan ini jauh melebihi periode bulan sebelumnya yang tercatat naik sekitar 8,5% yoy.

BI menyebutkan kenaikan tersebut wajar terjadi seiring meningkatnya suku bunga tertimbang simpanan berjangka valas dari 2,23% pada bulan Januari 2019 menjadi 2,27% di bulan kedua tahun 2019.

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso Liem mengatakan, sampai dengan akhir Februari 2019 lalu, DPK valas BCA hanya naik 3,4% secara yoy. Santoso mengatakan, pihaknya memang tidak mengincar pertumbuhan DPK valas. Lantaran mayoritas kredit yang disalurkan oleh BCA sampai saat ini dalam mata uang rupiah.

Sementara itu, Direktur Konsumer PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan mengatakan, sampai dengan akhir Maret 2019, tidak ada pertumbuhan DPK valas di perseroan alias flat. "Memang fokus kami di rupiah, sesuai dengan kebutuhan pinjaman kami," katanya.

Lani mengatakan setidaknya sampai saat ini porsi DPK valas terhadap total DPK perseroan masih relatif kecil yakni di bawah 20% dan akan dijaga stabil hingga akhir tahun.

Di sisi lain, Direktur Keuangan Bank BNI Anggro Eko Cahyo menjelaskan, kondisi DPK valas di BNI masih terkendali dan terkelola dengan baik. "Ini terus kami pelihara dari waktu ke waktu dengan strategi yang sudah dirancang sejak awal tahun," katanya. BNI mengatakan dalam pengelolaannya BNI selalu menjaga porsi dana murah (CASA) valas dalam rasio yang sejalan dan stabil.

Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan valas bagi debitur maupun deposan perseroan. Total pengumpulan DPK Bank BNI sampai dengan Februari 2019 mencapai Rp 521,96 triliun. Jumlah tersebut meningkat sebesar 11,52% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 468,02 triliun.

Bagikan

Berita Terbaru

IHSG Pekan Pendek Naik, Net Buy Asing Tembus Rp 2 Triliun
| Minggu, 22 Februari 2026 | 10:32 WIB

IHSG Pekan Pendek Naik, Net Buy Asing Tembus Rp 2 Triliun

Dalam tiga hari perdagangan periode 18-20 Februari 2026, IHSG menguat 0,72% dan ditutup pada 8.271,77.

Hitung Ulang Dana Pensiun biar Masa Tua Tenang
| Minggu, 22 Februari 2026 | 10:00 WIB

Hitung Ulang Dana Pensiun biar Masa Tua Tenang

Dana pensiun perlu Anda siapkan agar bisa menghidupi masa tua. Simak strategi menyiapkannya saat masa kerja tinggal sebentar.

Harga Perak Ugal-Ugalan, Lebih Cocok jadi Aset Alternatif
| Minggu, 22 Februari 2026 | 08:05 WIB

Harga Perak Ugal-Ugalan, Lebih Cocok jadi Aset Alternatif

Kinerja harga perak menandingi emas sejak tahun lalu. Tapi, geraknya jauh lebih volatil. Layak untuk investasi?

Jurus Multifinance Menghadapi Pasar Otomotif yang Moderat
| Minggu, 22 Februari 2026 | 06:15 WIB

Jurus Multifinance Menghadapi Pasar Otomotif yang Moderat

Proyeksi industri otomotif yang cenderung stagnan membuat multifinance mengandalkan inovasi produk, sinergi perbankan, serta diversifikasi.​

Hilirisasi, Kunci untuk Menangkap Nilai Tambah Dalam Negeri
| Minggu, 22 Februari 2026 | 06:00 WIB

Hilirisasi, Kunci untuk Menangkap Nilai Tambah Dalam Negeri

Proyek hilirisasi bergulir masif di tahun ini. Danantara siap membangun 20 proyek dengan nilai tambah yang tinggi ini. Apa saja, ya?​

Progres Pabrik Terbaru Chandra Asri (TPIA) Sudah 50%
| Minggu, 22 Februari 2026 | 03:09 WIB

Progres Pabrik Terbaru Chandra Asri (TPIA) Sudah 50%

Sejumlah pekerjaan utama selesai. Termasuk pemasangan struktur utama pabrik, instalasi jaringan perpipaan, serta persiapan koneksi kelistrikan.

Simalakama Pembatasan Angkutan Barang di Musim Mudik
| Minggu, 22 Februari 2026 | 03:05 WIB

Simalakama Pembatasan Angkutan Barang di Musim Mudik

Pembatasan angkutan barang selama 17 hari saat arus mudik Lebaran digadang-gadang menjadi solusi kemacetan. Namun kebijakan ini punya dampak.

 
Ultrajaya (ULTJ) Siap Manfaatkan Momentum Ramadan untuk Mendongkrak Penjualan
| Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02 WIB

Ultrajaya (ULTJ) Siap Manfaatkan Momentum Ramadan untuk Mendongkrak Penjualan

Emiten produsen makanan dan minuman ini bersiap mendongkrak penjualannya di momentum Ramadan 2026. ​

Memilih Saham Valuasi Murah di Indeks Value30
| Minggu, 22 Februari 2026 | 02:58 WIB

Memilih Saham Valuasi Murah di Indeks Value30

Saham-saham bervaluasi murah yang tergabung dalam indeks IDX Value30, mulai laris manis diburu investor.

Beramal untuk Lingkungan Melalui Deposito ESG
| Minggu, 22 Februari 2026 | 02:50 WIB

Beramal untuk Lingkungan Melalui Deposito ESG

Bank Shinhan Indonesia meluncurkan Deposito ESG, produk simpanan berjangka yang memungkinkan nasabah menyumbang untuk kegiatan lingkungan.

INDEKS BERITA

Terpopuler