Dua saham hijau, ini 10 saham LQ45 dengan PER terendah (19/9)

Jumat, 20 September 2019 | 08:12 WIB
Dua saham hijau, ini 10 saham LQ45 dengan PER terendah (19/9)
[ILUSTRASI. Dua saham hijau, ini 10 saham LQ45 dengan PER terendah.]
Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun pada Jumat (19/9). Saat bursa saham tutup lapak, IHSG bertambah 32,16 poin (-0,51%) dari penutupan sebelumnya, lalu hinggap di angka indeks 6.244,47.

LQ45, indeks saham dengan konstituen saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar dan terlikuid, naik 9,04 poin (-0,91%) ke 982,80.

Baca Juga: IHSG Hijau, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (18/9)

Kompas100 yang beranggotakan seratus saham dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar terbesar, hijau. Indeks rancangan Kompas ini naik 9,63 poin (-0,76%), lalu hinggap di 1.256,71.

Halaman Selanjutnya: Saham LQ45 dengan PER Terendah yang naik-turun

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah (19 September 2019)

 

 

10 Saham LQ45 dengan PER Terendah
Kode Harga (18/9) Harga (19/9) PBV PER
LPPF 3.000 3.030 4,98 3,66
SRIL 328 330 0,83 3,79
ADRO 1.405 1.370 0,7 5,23
BSDE 1.405 1.405 0,83 6,47
PTBA 2.550 2.460 1,74 7,05
UNTR 22.525 21.750 1,39 7,17
ITMG 12.925 12.750 1,15 7,19
MNCN 1.285 1.270 1,59 7,84
INKP 7.075 6.925 0,69 9,12
BBTN 2.270 2.260 0,97 9,15

Sumber: RTI

Keterangan: merah = turun, hijau = naik.

Secara umum ada anggapan bahwa semakin kecil angka PER maka semakin murah pula harga saham tersebut dibanding saham-saham lain dalam sektor usaha yang sama.

Price earning ratio (PER) adalah perbandingan antara harga saham dengan laba bersih per saham. Penurunan harga saham di bursa secara otomatis akan menurunkan pula nilai PER kalau pada saat yang sama tidak terjadi perubahan laba bersih per saham.

Baca Juga: Simak rekomendasi teknikal BBCA, SMRA, ERAA untuk hari ini

Daftar Saham IHSG Lengkap

Daftar Saham LQ45 Lengkap

Bagikan

Berita Terbaru

Penghimpunan Dana LKM Mengalami Tekanan
| Jumat, 19 Juni 2026 | 08:04 WIB

Penghimpunan Dana LKM Mengalami Tekanan

Membeli emas pekan lalu ternyata belum tentu untung. Kalkulasi terbaru menunjukkan ada selisih harga yang harus diwaspadai sebelum menjual.

DKFT Incar Tambahan Kuota Produksi Nikel
| Jumat, 19 Juni 2026 | 08:00 WIB

DKFT Incar Tambahan Kuota Produksi Nikel

Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM membuka kesempatan bagi perusahaan tambang untuk mengajukan revisi RKAB pada Juli 2026.

Pertumbuhan Premi Asuransi Kendaraan Melambat
| Jumat, 19 Juni 2026 | 08:00 WIB

Pertumbuhan Premi Asuransi Kendaraan Melambat

Premi asuransi kendaraan hanya tumbuh 2,9% di Q1 2026. Tekanan daya beli dan insentif pajak jadi penyebab utama. Simak detailnya.

Menghemat Devisa Lewat Program B50 dan E20
| Jumat, 19 Juni 2026 | 07:54 WIB

Menghemat Devisa Lewat Program B50 dan E20

Gapki menyatakan kebutuhan CPO untuk bahan baku B50 mencukupi pada tahun ini, sehingga tidak menganggu target ekspor

Tekanan di Sektor Otomotif Meningkat, Apakah Karakter Defensif ASII Masih Bertahan?
| Jumat, 19 Juni 2026 | 07:50 WIB

Tekanan di Sektor Otomotif Meningkat, Apakah Karakter Defensif ASII Masih Bertahan?

Suku bunga yang lebih tinggi berpotensi membuat penjualan mobil melambat pada paruh kedua tahun ini.

Pemerintah Merestui Aktivitas Pencampuran Batubara
| Jumat, 19 Juni 2026 | 07:38 WIB

Pemerintah Merestui Aktivitas Pencampuran Batubara

Aktivitas pencampuran batubara pada dasarnya merupakan strategi komersial perusahaan untuk menyesuaikan kualitas produk dengan kebutuhan pasar

Di Tengah Badai IHSG, Saham-Saham Danantara Jadi Benteng Terakhir
| Jumat, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB

Di Tengah Badai IHSG, Saham-Saham Danantara Jadi Benteng Terakhir

Saham BUMN menjadi motor penggerak pasar utama, ditopang bobot besar.  Maka, investor institusi kini mengincar saham-saham ini.

MSCI Rilis Tinjauan Aksesibilitas Pasar, Ada Dua Catatan Penting Untuk Indonesia
| Jumat, 19 Juni 2026 | 07:34 WIB

MSCI Rilis Tinjauan Aksesibilitas Pasar, Ada Dua Catatan Penting Untuk Indonesia

Investor harus tetap waspada, sebab hasil review MSCI bukan faktor yang otomatis membalikkan arus dana asing.

Realisasi Penerimaan Pajak Belum Separuh Target
| Jumat, 19 Juni 2026 | 07:18 WIB

Realisasi Penerimaan Pajak Belum Separuh Target

Hingga 16 Juni 2026, realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 940,31 triliun                          

Masih Ada Ruang Pengetatan Lanjutan Pasca Kenaikan 100 Bps
| Jumat, 19 Juni 2026 | 06:50 WIB

Masih Ada Ruang Pengetatan Lanjutan Pasca Kenaikan 100 Bps

Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI rate sebesar 25 basis poin jadi 5,75%                

INDEKS BERITA

Terpopuler