Ekonomi Loyo, Peserta Dapen Menyusut

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:30 WIB
Ekonomi Loyo, Peserta Dapen Menyusut
[ILUSTRASI. Dana pensiun (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)]
Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beratnya tekanan ekonomi tahun ini mulai berdampak pada jumlah peserta dana pensiun (dapen). Sempat meningkat di awal 2026, masyarakat yang mengikuti program pensiun sukarela semakin berkurang dalam beberapa bulan terakhir.

Melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah peserta dapen sukarela sempat meningkat dari 5,37 juta orang di akhir 2025, menjadi 5,43 juta peserta di Februari 2026. Namun selepas itu, jumlah peserta cenderung terus berkurang menjadi 5,39 juta per bulan Mei.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Rupiah pada Kamis (30/7) Menanti Arah Kebijakan The Fed
| Kamis, 30 Juli 2026 | 06:15 WIB

Rupiah pada Kamis (30/7) Menanti Arah Kebijakan The Fed

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat tipis 0,06% secara harian ke Rp 18.073 per dolar Amerika Serikat (AS). 

Investor Super
| Kamis, 30 Juli 2026 | 06:10 WIB

Investor Super

Ambisi mobilisasi kapital jangka pendek tidak boleh mengorbankan integritas tata kelola yang telah dibangun susah payah pasca-krisis 1998.

Kecemasan Independensi BI Kembali Menguat
| Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

Kecemasan Independensi BI Kembali Menguat

Ekonom menilai independensi BI menentukan kepercayaan pasar dan stabilitas nilai rupiah.                 

Peningkatan Panen Jadi Pengungkit Kinerja Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)
| Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

Peningkatan Panen Jadi Pengungkit Kinerja Triputra Agro Persada Tbk (TAPG)

Seiring penguatan harga CPO, PT Triputra Agro Lestari Tbk (TAPG) diproyeksi mampu memperbaiki kinerja di semester II

Cetak Lonjakan Pendapatan 205,94% di Semester I, Simak Prospek Saham Milik Hashim ini
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:53 WIB

Cetak Lonjakan Pendapatan 205,94% di Semester I, Simak Prospek Saham Milik Hashim ini

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha Rp 1,57 triliun pada semester I-2026.

Utang Restitusi Pajak Terus Meningkat
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:45 WIB

Utang Restitusi Pajak Terus Meningkat

DJP Kementerian Keuangan mencatat saldo utang kelebihan pembayaran pajak mencapai Rp 70,25 triliun per 31 Desember 2025

MBG Fokus Menyasar Wilayah Stunting
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:35 WIB

MBG Fokus Menyasar Wilayah Stunting

Langkah ini ditandai dengan rencana penambahan lebih dari 13.000 dapur MBG yang diprioritaskan beroperasi di wilayah 3T.

Ekonomi Loyo, Peserta Dapen Menyusut
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:30 WIB

Ekonomi Loyo, Peserta Dapen Menyusut

Jumlah peserta dapen sukarela sempat meningkat menjadi 5,43 juta peserta di Februari 2026, kemudian cenderung terus berkurang per bulan Mei.

Skor Tata Kelola INA Meningkat, Nomor Dua di Asia
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:15 WIB

Skor Tata Kelola INA Meningkat, Nomor Dua di Asia

Dalam pemeringkatan GSR Scoreboard,  INA meraih skor tata kelola (governance) sebesar 92%, hanya berada di bawah Temasek Holding.

Kekeringan Meluas, Risiko Harga Pangan Mengintai
| Kamis, 30 Juli 2026 | 05:05 WIB

Kekeringan Meluas, Risiko Harga Pangan Mengintai

Sejumlah daerah di Indonesia mulai dilanda kekeringan imbas El Nino, pemerintah mengklaim stok pangan aman.

INDEKS BERITA

Terpopuler