Eksekusi Opsi Beli Lagi, Musk Kembali Menjual Saham Tesla

Selasa, 16 November 2021 | 13:01 WIB
Eksekusi Opsi Beli Lagi, Musk Kembali Menjual Saham Tesla
[ILUSTRASI. FILE PHOTO: Tesla Inc CEO Elon Musk dances onstage during a delivery event for Tesla China-made Model 3 cars in Shanghai, China January 7, 2020. REUTERS/Aly Song/File Photo]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - SAN FRANSISCO. CEO Tesla Elon Musk telah menjual saham perusahaan yang dipimpinnya hingga senilai US$ 930 juta, demikian terlihat dalam keterbukaan informasi ke bursa, Senin (15/11). Penjualan itu untuk memenuhi kewajiban pemotongan pajak terkait dengan pelaksanaan opsi saham.

Musk menjual 934.091 saham setelah menggunakan opsi untuk membeli 2,1 juta saham seharga US$ 6,24 masing-masing pada hari Senin. Saham Tesla, kemarin, ditutup senilai US$ 1.013,39. Dia diharuskan membayar pajak penghasilan atas selisih antara harga pelaksanaan pembelian opsi dengan harga saham di pasar.

Ini adalah kedua kalinya dalam seminggu miliarder itu menggunakan opsi sahamnya. Senin lalu, dia menjual 934.000 saham lagi seharga $ 1,1 miliar setelah menggunakan opsi untuk mengakuisisi hampir 2,2 juta saham.

Baca Juga: Wall Street turun tipis di awal pekan karena kenaikan yield US Treasury

Dua penjualan terkait opsi ditetapkan pada bulan September melalui rencana perdagangan yang memungkinkan orang dalam perusahaan untuk membuat transaksi yang telah direncanakan sebelumnya sesuai jadwal, kata pengarsipan.

Pada akhir 2020, ia memiliki opsi untuk membeli 22,86 juta saham, yang berakhir pada Agustus tahun depan, menurut pengajuan Tesla.

Pada 6 November, Musk mensurvei pengguna Twitter tentang rencana penjualan 10% sahamnya. Setelah mayoritas pengguna di Twitter mengatakan setuju dengan penjualan tersebut, harga saham Tesla pun tertekan. Tidak jelas bagaimana atau apakah rencana perdagangan terkait dengan jajak pendapat Twitter Musk.

Selanjutnya: Sempat Mengancam Boikot, Google Kini Janjikan Belanja hingga Rp 10 T Australia

 

Bagikan

Berita Terbaru

Mengukur Kontribusi Ekonomi Syariah
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:11 WIB

Mengukur Kontribusi Ekonomi Syariah

Rantai nilai halal atau halal value chain disebut menyumbang sekitar 24,9% terhadap PDB nasional    

Tambah Modal Usaha, HRTA Siap Menggelar Private Placement
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:57 WIB

Tambah Modal Usaha, HRTA Siap Menggelar Private Placement

Untuk memuluskan aksi ini, manajemen HRTA akan minta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Jumat (16/10). ​

Potensi Penerimaan dari Fasilitas Pajak Tak Banyak
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:57 WIB

Potensi Penerimaan dari Fasilitas Pajak Tak Banyak

Estimasi penerimaan pajak yang bisa masuk dari fasilitas ini hanya Rp 40,2 triliun​                 

BEI Tetapkan Harga Teoritis Rights Issue BUVA Rp 520 per Saham
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:52 WIB

BEI Tetapkan Harga Teoritis Rights Issue BUVA Rp 520 per Saham

Penetapan ini mengacu ke harga BUVA pada akhir cum di pasar reguler per 13 Oktober 2026 sebesar Rp 590 per saham.​

Saham ISAT Direkomendasikan Buy, Simak Target Harga dan Prospek Bisnis AI
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:48 WIB

Saham ISAT Direkomendasikan Buy, Simak Target Harga dan Prospek Bisnis AI

Fasilitas awal Zankore berkapasitas 100 MW dapat menghasilkan laba sebesar US$ 126 juta pada tahun pertama dan US$ 331 juta pada tahun kedua.

Penjualan Emiten Konsumer Berpeluang Naik, Tapi Margin Dibayangi Tekanan Bahan Baku
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Penjualan Emiten Konsumer Berpeluang Naik, Tapi Margin Dibayangi Tekanan Bahan Baku

Tekanan biaya bahan baku dan daya beli membuat pertumbuhan pendapatan belum otomatis berujung pada kenaikan laba.

IHSG Masih Bergerak Fluktuatif
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:37 WIB

IHSG Masih Bergerak Fluktuatif

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif di tengah sentimen harga minyak yang masih tinggi

Pembatasan Gas Industri Ganggu Investasi
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Pembatasan Gas Industri Ganggu Investasi

Pembatasan pasokan gas bumi mulai menekan aktivitas industri dalam negeri. Rencana ekspansi tertunda, ribuan pekerja berpotensi terdampak.

Tenant F&B Kian Mendominasi Pusat Belanja
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:27 WIB

Tenant F&B Kian Mendominasi Pusat Belanja

Bisnis pusat perbelanjaan atau mal kian mengandalkan tenant makanan dan minuman atau food and beverage (F&B) untuk menarik pengunjung. 

Harga Batubara Masih Tinggi, Laba Kuartal III-2026 PTBA Malah Diprediksi Terpangkas
| Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Harga Batubara Masih Tinggi, Laba Kuartal III-2026 PTBA Malah Diprediksi Terpangkas

Porsi DMO diperkirakan meningkat menjadi 52% dari total penjualan PTBA pada kuartal III-2026, dibandingkan 49% pada kuartal sebelumnya.

INDEKS BERITA

Terpopuler