Ekspansi Rumah Sakit Menahan Laba Primaya (PRAY)
JAKARTA. Ekspansi agresif PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) sempat menahan profitabilitas perusahaan. Meski pendapatan dan EBITDA tumbuh dua digit, laba bersih Primaya Hospital tergerus akibat meningkatnya beban bunga serta depresiasi dan amortisasi dari penambahan rumah sakit dan fasilitas medis.
Emiten jaringan Primaya Hospital ini menargetkan pengoperasian 21 rumah sakit hingga akhir 2026, dengan total kapasitas lebih dari 3.000 tempat tidur. Hingga semester I-2026, PRAY telah mengoperasikan 20 rumah sakit, termasuk Primaya Hospital Cikini dan Primaya Hospital Kelapa Gading.
